SKRIPSI PGMI
Efektivitas Media Dadu Cerita (Story Cube) Dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Cerita Pada Peserta Didik Kelas V Mis Sidorejo Tirto Pekalongan
Keterampilan menulis merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang berperan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan sistematis peserta didik. Namun, banyak peserta didik masih kesulitan menuangkan ide, menyusun alur, dan menggunakan kosakata secara bervariasi. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kemampuan dan minat menulis. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik, salah satunya adalah media dadu cerita (story cube).
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana penerapan media dadu cerita (story cube) dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita pada peserta didik kelas V? (2) Bagamaina efektivitas penggunaan media dadu cerita (story cube) dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita pada peserta didik kelas V?. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan media dadu cerita (story cube) dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita pada peserta didik dan efektivitas media dadu cerita (story cube) dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita peserta didik.
Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen menggunakan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari 36 peserta didik kelas VA sebagai kelas eksperimen dan 36 peserta didik kelas VB sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian meliputi tes, angket, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, serta uji statistic paired sample t-test dan independent sample t-test dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media dadu cerita (story cube) efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita peserta didik. Berdasarkan hasil uji paired sample t-test, diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest pada kelas eksperimen. Selanjutnya, hasil uji independent sample t-test pada nilai posttest menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah perlakuan diberikan. Selain itu, hasil angket menunjukkan rata-rata skor tanggapan peserta didik sebesar 33,80 dengan kategori positif. Dengan demikian media dadu cerita (story cube) terbukti efektif meningkatkan keterampilan menulis cerita peserta didik kelas V di MIS Sidorejo Tirto Pekalongan.
| 26SK2623029.00 | SK PGMI 26.029 SIT e | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain