SKRIPSI PIAUD
Implementasi Asesmen Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Metode Peabody Picture Vocabullary Test (PPVT) di TK Dharma Wanita Kedungkebo Pekalongan
Perkembangan bahasa merupakan aspek penting dalam proses tumbuh kembang anak usia dini. Bahasa tidak hanya berperan sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana anak untuk mengekspresikan ide, perasaan, serta membangun hubungan sosial. Namun, dalam kenyataan di lapangan, masih banyak anak usia dini yang menghadapi hambatan dalam perkembangan bahasa, seperti kesulitan berbicara, cadel, atau cenderung pemalu. Kondisi ini tentu memerlukan perhatian khusus, termasuk dalam proses asesmen yang digunakan untuk menilai sejauh mana kemampuan bahasa anak berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi asesmen perkembangan bahasa anak usia dini melalui metode Peabody Picture Vocabullary Test (PPVT) di TK Dharma Wanita Kedungkebo Pekalongan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi problematika yang dihadapi guru dalam proses pelaksanaannya serta menggali solusi yang diterapkan untuk mengatasi tantangan tersebut. Fokus utama dari penelitian ini adalah pada proses asesmen yang mampu memberikan gambaran akurat tentang kemampuan kosakata reseptif anak melalui pendekatan yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara terstruktur dengan guru dan kepala sekolah, serta dokumentasi aktivitas pembelajaran di kelas B2. Peneliti terlibat secara aktif dalam mengamati implementasi metode PPVT, termasuk dalam pelaksanaan kegiatan menggunakan media gambar, film edukatif, dan lembar kerja. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode PPVT efektif membantu guru dalam menilai kemampuan kosakata anak dengan pendekatan yang interaktif. Anak-anak tampak lebih aktif dan antusias saat diberikan stimulus visual, serta mampu merespon pertanyaan dengan baik. Meskipun demikian, guru menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan media, perbedaan karakter anak, dan keterbatasan waktu. Untuk mengatasi tantangan ini, guru melakukan penyesuaian pada media pembelajaran, memberikan pendekatan individual kepada anak, serta membangun komunikasi dengan orang tua sebagai bagian dari dukungan berkelanjutan.
| 25SK2524033.00 | SK PIAUD 25.033 KHA i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain