SKRIPSI PBA
Kegiatan Musabaqah Qira'atul Kutub (MQK) Dalam Memotivasi Belajar Nahwu Santri Di Pondok Pesantren Bahrul 'Ulum Mulyoharjo Kabupaten Pemalang
Pembelajaran nahwu sangatlah penting untuk dipelajari dan diterapkan terutama dikalangan pesantren. Ketidakpahaman santri dalam memahami ilmu nahwu dapat mempengaruhi kesulitan santri dalam menerapkan kaidah nahwu. Melalui Musābaqah Qira’atul Kutub (MQK) sebagai evaluasi pembelajaran nahwu dapat memberi motivasi belajar santri agar santri lebih mudah dalam memahami ilmu nahwu dan mudah menerapkannya. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana kegiatan Musābaqah Qira’atul Kutub (MQK) di Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Mulyoharjo Kabupaten Pemalang dan bagaimana motivasi belajar nahwu santri dalam kegiatan Musābaqah Qira’atul Kutub (MQK) di Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Mulyoharjo Kabupaten Pemalang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan Musābaqah Qira’atul Kutub (MQK) di Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Mulyoharjo Kabupaten Pemalang dan untuk mengetahui motivasi belajar nahwu santri dari kegiatan Musābaqah Qira’atul Kutub (MQK) di Pondok Pesantren Bahrul ‘Ulum Mulyoharjo Kabupaten Pemalang. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskripstif kualitatif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu kegiatan Musābaqah Qira’atul Kutub (MQK) berlangung dengan baik dan terstruktur. Dengan tujuan sebagai bentuk evaluasi akhir dan untuk memotivasi pemahaman santri dalam membaca kitab kuning serta menerapkan kaidah-kaidah nahwu. Sistem pelaksanaan kegiatan Musābaqah Qira’atul Kutub (MQK) dapat dipahami dan teratur. Kriteria penilaiannya terdiri dari penilaian tartil (kelancaran membaca kitab), makharijul huruf (pengucapan ), fasahahah (kefasihan bahasa), pemahaman teks, penjelasan isi teks, adab dan etika, argumen atau jawaban pertanyaan, dan kesesuaian dengan kaidah nahwu dan sharaf. Motivasi belajar nahwu santri melalui kegiatan Musābaqah Qira’atul Kutub (MQK) bernilai positif dan mendukung pembelajaran nahwu. Adapun indikatornya: adanya pemahaman dalam menerapkan kaidah nahwu pada kegiatan Musābaqah Qira’atul Kutub (MQK), adanya pemahaman bacaan kitab kuning, adanya hasrat dan keinginan untuk memperoleh keberhasilan, adanya dorongan dan rasa membutuhkan dalam belajar, adanya suatu kegiatan yang dapat menarik perhatian dalam belajar. Serta pemberian reward atau penghargaan dalam belajar.
| 25SK2522010.00 | SK PBA 25.010 MUH k | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain