TESIS PGMI
Efektivitas Gerakan “KUDU” Sekolah dalam Meminimalisir Anak Tidak Sekolah (ATS) pada Tingkat Pendidikan Dasar di Kabupaten Pekalongan
Pemerintah Kabupaten Pekalongan meluncurkan Gerakan “KUDU” Sekolah pada Desember 2018 melalui Tim Dinas Pendidikan Untuk Semua (PUS) untuk melibatkan semua pemangku kepentingan di Kabupaten Pekalongan untuk melakukan diskusi yang komprehensif. Gerakan ini dicanangkan sebagai upaya semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat untuk mengurangi angka ATS di Kabupaten Pekalongan. Untuk bersinergi mengefektifkan Gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan pemangku kepentingan lainnya merasa perlu untuk menyusun Pedoman Pelaksanaan “KUDU” Sekolah sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan penanganan ATS di Kabupaten Pekalongan. Kondisi ideal yang diharapkan dari implementasi Kebijakan Gerakan “KUDU” Sekolah adalah meningkatkan kesadaran pendidikan anak, didukung oleh orang tua, lingkungan dan masyarakat, serta pemerintah.
Penelitian ini pendekatan Kualitatif. Dalam penelitian ini, informasi diperoleh dianalisis secara kualitatif (nonkuantitatif). Informasi dapat berupa transkip hasil wawancara, catatan lapangan, dokumen danatau bahan-bahan yang bersifat visual seperti foto, video, bahan dari internet dan dokumen-dokumen lain tentang kehidupan manusia secara individual atau kelompok.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa menurut persepsi Orang Tua/Wali, Pengelola, dan Guru dari Instansi yang dipilih ATS maupun dari data lapangan, Gerakan “KUDU” Sekolah mampu meminimalisir Anak Tidak Sekolah (ATS) pada Tingkat Pendidikan Dasar di Kabupaten Pekalongan.
| 23TS2353019.00 | TS P.PGMI 23.019 RNE e | My Library (Lantai 3. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain