Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Sistem Sokongan Dalam Tradisi hajatan Pernikahan Menurut Prespektif Fikih Muamalah (Studi Kasus di Desa Pandanarum Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan

SKRIPSI HES

Sistem Sokongan Dalam Tradisi hajatan Pernikahan Menurut Prespektif Fikih Muamalah (Studi Kasus di Desa Pandanarum Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan

Laisa Musykila (2014114024) - Nama Orang; Ahmad Muchsin, SH.I, M.Hum - Nama Orang;

Tradisi sokongan merupakan istilah masyarakat desa Pandanarum Kecamatan Tirto untuk sumbangan (bantuan) yang dilakukan sebelum hari pelaksanaan hajatan. Sistem tradisi ini biasanya ketika salah satu keluarga yang akan mengadakan suatu hajatan maka keluarga tersebut akan memberitahu kepada kerabat dekat, tetangga atau teman.
Rumusan permasalahan yaitu: “(1) Bagaimana pelaksanaan sistem sokongan dalam tradisi pernikahan di Desa Pandanarum Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan? (2) Bagaimana pandangan masyarakat terhadap sistem sokongan dalam tradisi pernikahan di Desa Pandanarum Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan? (3) Bagaimana hukum sistem sokongan dalam tradisi pernikahan di Desa Pandanarum Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan di tinjau menurut Fikih Mu’amalah?”
Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Sokongan itu sama halnya meminjamkan barang karena barang yang digunakan dalam sokongan yaitu manfaatnya, dan suatu saat orang yang dipinjami barang tersebut harus mengembalikan barangnya sama persis dengan awal orang tersebut menyokong. Apabila menyokong satu pack rokok maka nantinya yang disokong mengembalikan satu pack rokok juga dengan merek yang sama. Jadi dapat simpulkan bahwa hukum dari sokongan dalam suatu hajatan pernikahan yaitu Mubah (boleh) karena sokongan sama halnya dengan ‘ariyah.


Ketersediaan
19SK1912038.00SK HES 19.038 MUS sMy Library (Lantai 3 Referensi dan Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HES 19.038 MUS s
Penerbit
Pekalongan : Jurusan S-1 Hukum Ekonomi Syariah FASYA IAIN Pekalongan., 2018
Deskripsi Fisik
xviii, 78 hlm., 30 cm.; Bibliografi
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X4.2
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Muamalah
Sokongan
Tradisi Pernikahan
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Laisa Musykila (2014114024)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik