Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pandangan Ulama Kabupaten Pekalongan Terhadap Iwadl Dalam Rangkaian Sighat Taklik Talak

SKRIPSI HKI

Pandangan Ulama Kabupaten Pekalongan Terhadap Iwadl Dalam Rangkaian Sighat Taklik Talak

Mohamad Isrok (2011311019) - Nama Orang; Dr. H. Samani, M.A. - Nama Orang;

Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana konsep ‘iwadl
dalam sudut pandang hukum Islam? Bagaimana pandangan ulama’ Kabupaten
Pekalongan terhadap ‘iwadl dalam rangkaian sighat taklik talak?
Jenis penelitia ini adalah penelitian lapangan (field reseach) yakni
penelitian yang langsung berhubungan dengan obyek yang diteliti dengan metode
pengamatan objek dan wawancara. Teknik analisis data yang akan digunakan
peneliti dalam penelitian ini adalah“analisa kualitatif” yaitu suatu cara penelitian
yang menggunakan dan menghasilkan data secara deskriptif analisis. Dengan
subyek penelitian adalah pandangan ulama Kabupaten Pekalongan dan obyek
penelitian adalah ‘iwadl dalam rangkaian taklik talak. Metode pengumpulan data;
observasi, wawancara, dokumentasi. Kredibilitas informasi mengunakan metode
triangulasi, yaitu triangulasi metode dan triangulasi sumber data.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pada dasarnya ‘iwadl berarti
sebagai ganti. Menurut hukum Islam ‘iwadl dalam perceraian adalah harta yang
diberikan oleh istri kepada suami untuk mengganti hak talak yang menjadi
kewenangan suami. Keberadaan ‘iwadl merupakan syarat diterimanya
konsekuensi hukum dari taklik talak. Pandangan ulama Kabupaten Pekalongan di
atas, dapat penulis simpulkan bahwa ‘iwadl yang disebutkan saat membaca sighat
taklik talak merupakan perjanjian suami kepada istrinya sebagai syarat manakala
ia mengajukan gugat cerai akan dipermudah oleh pengadilan. Untuk nilai ‘iwadl
itu sendiri secara hukum tidak bertentangan dengan hukum syar’i, sebab itu
merupakan kewenangan pemerintah untuk menentukan nominal jumlahnya.
Namun demikian, jika melihat kondisi sekarang ini, nominal ‘iwadl sebesar Rp.
10.000,- perlu dikaji atau direvisi mengingat kondisi zaman sudah berbeda dari 20
tahun kebelakang.


Ketersediaan
19SK1911066.00SK HKI 19.066 ISR pMy Library (Lantai 3 Referensi dan Local Content)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 19.066 ISR p
Penerbit
Pekalongan : Jurusan S-1 Hukum Keluarga Islam FASYA IAIN Pekalongan., 2018
Deskripsi Fisik
xiii, 79 hlm., 30 cm; Bibliografi
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X4.331
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Talak
Taklik Talak
Pandangan Ulama
Sighat
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Mohamad Isrok (2011311019)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik