Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Peranan Ekstrakurikuler Keagamaan Dlam Mengembangkan Budaya Religius Peserta Didik Di MII Pringlangu 02 Kota Pekalongan

SKRIPSI PGMI

Peranan Ekstrakurikuler Keagamaan Dlam Mengembangkan Budaya Religius Peserta Didik Di MII Pringlangu 02 Kota Pekalongan

Eli Shofiana (2023113020) - Nama Orang; Drs. Moh. Muslih, M.Pd, Ph.D - Nama Orang;

Kegiatan ekstrakurikuler yang digunakan untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kemampuannya sering kali dikesampingkan oleh pelaku pendidikan itu sendiri. Mereka cenderung lebih terfokuskan pada kegiatan intrakurikuler yang bertujuan mencerdaskan peserta didik secara intelektual saja, tanpa mempertimbangkan cerdas secara emosional maupun spiritual. Salah satu usaha untuk mengembangkan budaya religius peserta didik pihak sekolah telah menyediakan wadah melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Oleh sebab itu diperlukan kajian mendalam mengenai Peranan ekstrakurikuler keagamaan dalam mengembangkan budaya religius utamanya yang saya lakukan di MII Pringlangu 02 kota Pekalongan.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana pelaksanaan ekstrakurikuler keagamaan di MII Pringlangu 02 Kota Pekalongan? (2) Bagaimana Peranan ekstrakurikuler keagamaan dalam mengembangkan budaya religius peserta didik di MII Pringlangu 02 Kota Pekalongan.? Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan pelaksanaan ekstrakurikuler keagamaan di MII Pringlanggu 02 Kota Pekalongan. (2) Untuk menganalisis Peranan ekstrakurikuler keagamaan dalam mengembangkan budaya religius peserta didik di MII Pringlangu 02 Kota Pekalongan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya yaitu penelitian lapangan (field research). Terdapat dua sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer meliputi kepala sekolah, dewan guru dan peserta didik dan sumber data sekunder dokumen siswa, administrasi sekolah dan buku-buku terkait penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yaitu dengan mereduksi data, menyajikan data kemudian melakukan verifikasi dan pengambilan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, pelaksanaan ekstrakurikuler keagamaan di MII Pringlangu 02 kota Pekalongan sesuai dengan komponen pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah yaitu (1) Spektrum kegiatan ekstrakurikuler dapat meliputi, antara lain kegiatan keagamaan yang mana di MII Pringlangu 02 kegiatan keagamaannya meliputi salat duha, salat zuhur berjamaah dan tahfiz (2) Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di MII Pringlangu 02 juga dibina oleh petugas khusus yang bertanggung jawab kepada kepala madrasah (3) Di MII Pringlangu 02 peserta didik memiliki hak yang sama untuk
xiii
mengikuti ekstrakurikuler keagamaan seperti ekstrakurikuler tahfiz, salat duha dan salat zuhur berjamaah (4) Di MII Pinglangu 02 keterlaksanaan kegiatan ekstrakurikuler didukung oleh masyarakat dan orang tua (5) Pengorganisasian kegiatan ekstrakurikuler dilakukan melalui pembentukan jadwal petugas dan jadwal pelaksanaan. Sedangkan Peranan estrakurikuler keagamaan dalam mengembangkan budaya religius peserta didik di MII Pringlangu 02 adalah (1) Komitmen terhadap perintah dan larangan agama, hal ini diwujudkan dengan pembiasaan melaksanakan salat zuhur berjamaah bahkan salat sunah duha juga dibiasakan sejak kelas tiga(2) Bersemangat mengkaji ajaran agama, dalam hal ini diaplikasikan melalui kegiatan tahfiz (3) Aktif dalam kegiatan agama, yaitu dengan menghidupkan salat zuhur berjamaah, salat sunah duha dan menghafal Alquran (4) Menghargai simbol agama, yaitu melalui upaya menjaga Alquran dan menghidupkan masjid (5) Akrab dengan kitab suci, yaitu melalui program tahfiz yang dilaksanakan sejak kelas satu sampai kelas enam (6) Ajaran agama dijadikan sumber pengembangan ide, dalam hal ini mengembangkan budaya religius menjadi lebih menarik dan membuat siswa menjadi terbiasa melaksanakan budaya religius.


Ketersediaan
19SK1923089.00SK PGMI 19.089 SHO pMy Library (Lantai 3, Karya Ilmiah)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK PGMI 19.089 SHO p
Penerbit
Pekalongan : Jurusan S-1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah FTIK IAIN Pekalongan., 2019
Deskripsi Fisik
xxi, 109 hlm., 29 cm; Bibliografi: 110
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
371.8
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Ekstrakurikuler Keagamaan - Mengembangkan Budaya R
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Eli Shofiana (2023113020)
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Abstrak
  • BAB I
  • BAB V
  • DAFTAR PUSTAKA
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik