Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Tradisi Pasrah Tukon dalam Pernikahan di Desa Dadirejo Kecamatan Tirto dalam Perspektif Hukum Islam

SKRIPSI HKI

Tradisi Pasrah Tukon dalam Pernikahan di Desa Dadirejo Kecamatan Tirto dalam Perspektif Hukum Islam

Nikmatul Barokah(2011113014) - Nama Orang; Abdul Aziz, M.Ag - Nama Orang;

x
ABSTRAK
Barokah, Nikmatul. 2018. Tradisi Pasrah Tukon dalam Pernikahan di Desa Dadirejo Kecamatan Tirto dalam Perspektif Hukum Islam. Skripsi Fakultas Syari’ah. Jurusan Hukum Keluarga Islam IAIN Pekalongan. Dosen Pembimbing : Abdul Aziz, M.Ag.
Kata kunci : Pasrah tukon, desa Dadirejo kecamatan Tirto.
Apabila seseorang akan menikah maka ia harus memenuhi beberapa rukun dan syarat, seperti masalah mahar yang harus ditunaikan calon suami kepada calon isteri sebagai suatu kewajiban. Dalam Islam pemberian mahar oleh calon suami kepada calon isteri tidak ada ketentuan dalam penetapan jumlah minimum atau maksimumnya, hal ini disebabkan karena tingkat kemampuan orang berbeda, bahkan besar dan bentuk mahar pun senantiasa berpedoman pada sifat kesederhanaan dan kemudahan yang dianjurkan dalam Islam, sehingga ketidak sanggupan mengenai besar dan bentuk mahar itu jangan sampai menjadi penghalang perkawinan dan memberatkan calon mempelai laki-laki.
Dari paparan diatas, penulis tertarik untuk melakukan suatu penelitian mengenai sebuah tradisi dalam rangkaian proses pelaksanaan pernikahan di desa Dadirejo, kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Karena disamping mahar (maskawin) pihak laki-laki masih harus memberikan sejumlah pasrah tukon, yakni sebuah pemberian pihak laki-laki kepada pihak perempuan guna pembelian terhadap calon mempelai perempuan yang kemudian pasrah tukon tersebut difungsikan untuk biaya penyelenggaraan pernikahan dengan jumlah yang cukup besar. Hal ini dirasa memberatkan bagi pihak laki-laki yang ingin berumah tangga. Sehingga tidak sedikit pemuda yang menunda untuk menikah dengan alasan belum ada dana guna penyelenggaraan pernikahan.
Untuk memperoleh jawaban, penulis menggunakan metode penelitian lapangan yakni pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan interview untuk bagaimana pelaksanaan tradisi pasrah tukon dalam pernikahan di desa Dadirejo dan bagaimana tinjauannya dalam hukum Islam terhadap pelaksanaan tradisi tersebut, yang mana datanya penulis peroleh melalu wawancara dengan beberapa narasumber yakni baik orang tua mempelai, mempelai laki-laki dan perempuan, calon mempelai serta tokoh masyarakat desa Dadirejo. Dari hasil wawancara tersebut kemudian dianalisis untuk ditarik pada kesimpulan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Yaitu dengan merangkum, menyajikan data dan mengambil kesimpulan dengan pendekatan teori‘urf.
Adapun hasil penelitian ini adalah, tradisi pasrah tukon dalam pernikahan di desa Dadirejo merupakan sebuah tradisi (adat) yang tidak ditetapkan hukumnya oleh syara’ dan tidak ada dalil yang melarang dan mewajibkannya. Dalam praktiknya semakin hari jumlah pasrah tukon yang ditetapkan semakin besar, sehingga bagi sebagian masyarakat, tradisi pasrah tukon yang seperti itu memberatkan pihak laki-laki, yang berdampak tertundanya atau bahkan di batalkannya pernikahan. Pasrah tukon merupakan perkara yang bertentangan dengan Islam jika diukur dari keberatan dan kesulitan yang diakibatkannya, karena Islam menghendaki kemudahan bukan kesukaran atau memberatkan.


Ketersediaan
18SK1811073.00SK HKI 18.073 BAR tMy Library (Lantai 3 Referensi)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 18.073 BAR t
Penerbit
Pekalongan : Jurusan S-1 Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah IAIN Pekalongan., 2018
Deskripsi Fisik
xvi, 101 hlm., 21 x 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
392.5
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Hukum Islam
Pasrah Tukon
Adat Istiadat Pernikahan
Info Detail Spesifik
Bibliografi : hlm. 95-101
Pernyataan Tanggungjawab
Nikmatul Barokah
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • BAB I
  • BAB V
  • Daftar Pustaka
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik