Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Peran Guru Bimbingan Konseling Dalam Mengembangkan Minat Siswa Kelas VII Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) Di MTs 
Isthifaiyah Nahdliyah Pekalongan

Peran Guru Bimbingan Konseling Dalam Mengembangkan Minat Siswa Kelas VII Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) Di MTs Isthifaiyah Nahdliyah Pekalongan

Muhammad Kharis (2041112014) - Nama Orang; Siti Mumun Muniroh, S. Psi., M.A - Nama Orang;

Peran seorang guru bimbingan dan konseling di sekolah adalah seorang pengajar atau pendidik yang memegang taggung jawab untuk memberikan bantuan kepada siswa dalam menghindari atau mengatasi kesulitan di dalam kehidupannya agar individu dapat mencapai kesejahteraan hidup dalam hal belajar. Sebagai guru bimbingan konseling sangat dibutuhkan untuk membina kegiatan ekstrakurikuler pusat informasi konseling remaja (PIK-R) yang memang bertugas sesuai ranah dalam bidangnya sehingga siswa selalu mendapat arahan dan bimbingan dalam mengembangkan minat siswa kelas tujuh agar apa yang diinginkan siswa itu dapat tecapai, yakni adanya perkembangan dari diri siswa.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana implemetasi kegiatan ekstrakurikuler pusat informasi konseling remaja (PIK-R) di MTs Isthifaiyah Nahdliyah Pekalongan? Bagaimana peran guru bimbingan konseling dalam mengembangkan minat siswa kelas VII pada kegiatan ekstrakurikuler pusat informasi konseling remaja (PIK-R) di MTs Isthifaiyah Nahdliyah Pekalongan? Faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam mengembangkan minat siswa kelas VII pada kegiatan ekstrakurikuler pusat informasi konseling remaja (PIK-R) di MTs Isthifaiyah Nahdliyah? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi kegiatan ekstrakurikuler pusat informasi konseling remaja (PIK-R) di MTs Isthifaiyah Nahdliyah Pekalongan, untuk mendeskripsikan bagaimana peran guru bimbingan konseling dalam mengembangkan minat siswa kelas VII pada kegiatan ekstrakurikuler pusat informasi konseling remaja (PIK-R) di MTs Isthifaiyah Nahdliyah Pekalongan, untuk mengetahui factor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat mengembangkan minat siswa kelas VII pada kegiatan ekstrakurikuler pusat informasi konseling remaja (PIK-R) di MTs Isthifaiyah Nahdliyah Pekalongan. Adapun kegunaan penelitian ini adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi pembaca tentang peran guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan minat siswa pada kegiatan ekstrakurikuler pusat informasi konseling remaja (PIK-R). Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Dan metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi, sumber data primernya yaitu guru bimbingan dan konseling dan siswa sedangkan teknik analisis data menggunakan metode deskriptif analitis yang bertujuan menggambarkan secara sistematik dan akurat fakta dan karakteristik mengenai peran guru bimbingan konseling di Mts Isthifaiyah Nahdliyah Pekalongan. Kemudian ditarik generalisasi-generalisasi yang bersifat umum. Hasil penelitian menunjukan implementasi kegiatan ekstrakurikuler pusat informasi konseling remaja (PIK-R) MTs Isthifaiyah Nahdliyah Pekalongan sudah
viii
termasuk kategori baik dibandingkan tahun-tahun yang lalu karena dengan adanya perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peran guru bimbingan konseling dalam mengembangkan minat siswa pada kegiatan ekstrakurikler pusat informasi konseling remaja sudah baik, peran guru bimbingan konseling tersebut antara lain sebagai pengawas perencanaan kegiatan, sebagai konsultan, sebagai informan dan sebagai perantara pencegahan. Selanjutnya faktor-faktor yang menjadi pendukung adalah adanya minat siswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler PIK-R, perencanaan waktu yang disediakan, adanya keterampilan dari guru pembina. Sedangkann faktor penghambatnya yaitu kondisi siswa di usia masa pubertas, kekurangan tenaga guru bimbingan konseling, terbatasnya administrasi untuk sarana dan prasarana.


Ketersediaan
17SK1741025.00SK BKI 17.025 KHA pMy Library (Lantai 3 Skripsi)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK BKI 17.025 KHA p
Penerbit
Pekalongan : Prodi S-1 Bimbingan Konseling Islam Jurusan Ushuluddin dan Dakwah STAIN Pekalonga., 2016
Deskripsi Fisik
xiv, 101 hlm .; 21X30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X7.330 4
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Pendidikan Islam
Bimbingan dan Penyuluhan
Madrasah Tsanawiyah
Ekstrakurikuler
minat siswa
Pusat Informasi Konseling Remaja
Info Detail Spesifik
Bibliografi :102 - 104 hlm
Pernyataan Tanggungjawab
Muhammad Kharis
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik