Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Sikap Takmir Masjid Terhadap Perbedaan Rakaat Shalat Tarawih Dalam Satu Masjid (Studi Kasus Masjid Agung Kauman dan Masjid Agung Simbang Wetan)

SKRIPSI AS/HK

Sikap Takmir Masjid Terhadap Perbedaan Rakaat Shalat Tarawih Dalam Satu Masjid (Studi Kasus Masjid Agung Kauman dan Masjid Agung Simbang Wetan)

Muhammad Sholeh (2011311012) - Nama Orang; Achmad Muchsin, S.H., M. Hum - Nama Orang;

Terdapat dua masjid di Kota Pekalongan yang memiliki tradisi atau kegiatan keagamaan yang terbilang unik dan menarik dalam hal melaksanakan shalat tarawih, kedua masjid tersebut adalah Masjid Agung Kauman dan Masjid Agung Simbang Wetan. Pelaksanaan shalat tarawih pada kedua masjid tersebut sangat berbeda dengan masjid-masjid lainnya, dimana dalam masjid tersebut terdapat dua jamaah yang berbeda jumlah rakaat saat melaksanakan shalat tarawih. Satu jamaah melakukan shalat tarawih dengan 20 rakaat, dan jamaah lainnya melakukan shalat tarawih 8 rakaat, uniknya kedua kelompok atau golongan tersebut adalah jamaah masjid tersebut. Pelaksanaan shalat tarawih tersebut dimulai secara bersama-sama. Namun, seusai rakaat kedelapan, sebagian jamaah keluar dari shaf, kemudian mundur membentuk shaf sendiri di belakang, lalu mereka melaksanakan shalat witir tiga rakaat. Sementara, jamaah sebelumnya tetap melanjutkan shalat tarawih hingga 23 rakaat, termasuk salat witir. Oleh karena permasalahan tersebut, maka penelitian ini dilakukan untuk mengkaji permasalahan mengenai realita yang terjadi pada kedua masjid tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Sikap takmir Masjid Agung Kauman dan Masjid Agung Simbang Wetan dalam mengakomodir perbedaan jumlah rakaat shalat tarawih di antara para jamaah; 2) Dasar pertimbangan atau faktor yang menyebabkan takmir Masjid Agung Kauman dan Masjid Agung Simbang Wetan dalam mengambil kebijakan mengenai shalat tarawih.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan termasuk dalam jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif-analitik, yang mana penulis mendeskripsikan realita yang terjadi di lapangan kemudian menelaah dan menganalisa sikap takmir masjid dalam menangani perbedaan rakaat tarawih dalam satu masjid yang terjadi di Masjid Agung Kauman dan Masjid Agung Simbang Wetan. Data penelitian ini didapatkan penulis melalui teknik wawancara, dokumentasi dan observasi langsung terhadap takmir masjid di Masjid Agung Kauman dan Masjid Agung Simbang Wetan. Secara garis besar sumber data dalam penelitian ini didapat dari dua macam sumber yakni sumber data primer dan sumber data sekunder.
Berdasarkan analisis penelitian, penulis menyimpulkan bahwa:1) Sikap takmir Masjid Agung Kauman dan Masjid Agung Simbang Wetan dalam mengakomodir perbedaan jumlah rakaat shalat tarawih di antara para jamaah adalah bersikap toleran dan bersikap lapang dada serta terbuka dalam menghadapi perbedaan pendapat, dengan cara mempersilahkan jamaah yang ingin menunaikan shalat tarawih dengan hanya 8 rakaat saja, meskipun kedua masjid tersebut melakukan shalat tarawih sebanyak 20 rakaat dengan 3 shalat witir. 2) Dasar pertimbangan atau faktor yang menyebabkan para takmir Masjid Agung Kauman dan Masjid Agung Simbang Wetan dalam menetapkan dua macam shalat tarawih yang berbeda rakaat dalam satu masjid tersebut adalah karena beberapa pertimbangan, yakni: kemaslahatan dan keutuhan umat, keberagaman mazhab fikih, dan dalam rangka menjawab persoalan terkait perbedaan rakaat shalat tarawih di tengah masyarakat yang heterogen, yang mana kebijakan tersebut merupakan hasil ijtihad dan musyawarah takmir dengan para tokoh agama (kyai dan habaib) terdahulu.


Ketersediaan
17SK1711003.00SK HKI 17.003 SHO sMy Library (Lantai 3 Skripsi)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 17.003 SHO s
Penerbit
Pekalongan : Prodi S-1 Hukum Keluarga Islam Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam STAIN Pekalongan., 2016
Deskripsi Fisik
xiv, 72 hlm.; 21X30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X4.12
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Ibadah - Shalat
Sholat, salat, solat
Info Detail Spesifik
Bibliografi : 73 - 76 hlm
Pernyataan Tanggungjawab
Muhammad Sholeh
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik