Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Cari Mantu Di Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok

SKRIPSI AS/HK

Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Cari Mantu Di Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok

Trisna Puspa Dewi (2011111005) - Nama Orang; Dr. Shinta Dewi Rismawati, S.H., M.H - Nama Orang;

Kata Kunci: Tradisi Cari Mantu, Tradisi Menginap, Urf dan Hukum Islam.
Islam mengajarkan sebelum terjadinya akad nikah mempelai laki-laki dan wanita harus saling mengenal. Mengenal di sini maksudnya bukan sekedar mengetahui tetapi juga memahami dan mengerti akan kepribadian masing-masing. Hal ini dipandang penting karena kedua mempelai akan mengikatkan diri dalam sebuah perkawinan dan membentuk keluarga sakinah. Namun dalam proses mengenali kepribadian calon pasangan tidak boleh melanggar batasan-batasan yang telah ditetapkan dalam Islam. Masyarakat Cisalak Pasar Kecamatan Cimanggis Kota Depok, terdapat sebuah tradisi yang sudah dilakukan sejak dahulu hingga sekarang yang biasa disebut dengan tradisi Cari Mantu, Yakni seorang laki-laki yang hendak menikahi seorang wanita harus mengajak wanita tersebut untuk Menginap dirumahnya untuk mengenal lebih jauh, tetapi tidak ada kewajiban bagi laki-laki tersebut untuk meminang ataupun menikahinya.
Permasalahan yang diteliti adalah, bagaimana gambaran praktek tradisi cari mantu dalam masyarakat Cisalak Pasar Kecamatan Cimanggis, Depok serta faktor apa saja yang mempengaruhi eksisnya tradisi cari mantu tersebut?; dan Bagaimana pandangan hukum Islam terhadap tradisi masyarakat Cisalak Pasar sebelum dilangsungkannya pernikahan? Tujuan penelitian adalah untuk mengungkapkan tradisi cari mantu yang dilakukan masyarakat Cisalak Pasar beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya serta untuk menganalisis pandangan hukum Islam terhadap tradisi cari mantu tersebut.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan yuridis empiris. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Dengan teknik pengumpulan data yakni wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan model interaktif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian masyarakat masih melakukan tradisi tersebut, karena mereka beranggapan bahwa tradisi tersebut merupakan tradisi yang baik, merupakan hal yang wajar untuk dilakukan dan merupakan tradisi turun temurun. Yang mempengaruhi eksisnya tradisi cari mantu adalah pemaknaan bahwa tradisi cari mantu merupakan tradisi yang bertujuan baik, makna tersebut juga berasal dari hasil interaksi dengan orang lain yang juga beranggapan bahwa tradisi tersebut merupakan suatu hal yang wajar, pemaknaan tersebut disempurnakan di saat proses interaksi sosial itu berlangsung, ditambah dengan kesadaran hukum masyarakat yang rendah semakin memperkuat keyakinan masyarakat tentang tradisi cari mantu merupakan suatu hal benar dan boleh dilakukan.
Berdasarkan konsep ‘urf maka tradisi cari mantu tidak boleh dilakukan walaupun mempunyai tujuan demi kebaikan kedua belah pihak, karena tradisi
xii
tersebut masuk kedalam kategori „urf fa>sid (rusak). Sebab dalam hukum Islam, tidak membolehkan laki-laki dan wanita yang belum sah menjadi suami istri untuk tinggal ataupun menginap dalam satu rumah karena dikhawatirkan hal tersebut dapat menimbulkan khalwat.


Ketersediaan
16SK1611043.00SK HKI 16.043 DEW tMy Library (Lantai 3 Skripsi)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SK HKI 16.043 DEW t
Penerbit
Pekalongan : Prodi S-1 Hukum Keluarga Islam Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam STAIN Pekalongan., 2016
Deskripsi Fisik
xix, 89 hlm.; 21X30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X4.392 4
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Hukum Islam - Tradisi
adat istiadat - kebiasaan kehidupan
Info Detail Spesifik
Bibliografi : 90-93 hlm
Pernyataan Tanggungjawab
Trisna Puspa Dewi
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik