Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Mengajar Dengan Metode Kecerdasan Majemuk : Implementasi Multiple Intelligences + Profesional's Guide : Teaching with Multiple Intelligences (Teacher Created Materials, Inc.2001)

BUKU

Mengajar Dengan Metode Kecerdasan Majemuk : Implementasi Multiple Intelligences + Profesional's Guide : Teaching with Multiple Intelligences (Teacher Created Materials, Inc.2001)

Julia Jasmine - Nama Orang; Agus Salim - Nama Orang; Purwanto - Nama Orang;

Teori kecerdasan majemuk adalah validasi tertinggi gagasan bahwa perbedaan individu adalah penting. Pemakaiannya dalam pendidikan sangat tergantung pada pengenalan, pengakuan, dan penghargaan terhadap setiap atau berbagai cara siswa belajar, disamping pengenalan, pengakuan dan penghargaan terhadap setiap minat dan bakat masing-masing pembelajar.
Julia jasmine (2012: 15) mengatakan bahwa “siswa yang memiliki dan mengembangkan kecerdasan linguistik dan logis-matematis dijamin pasti akan berhasil dalam situasi sekolah tradisional.” Guru sering merasa takjub betapa ruang kelas banyak berbicara kepada mereka mengenai kecerdasan mereka sendiri. Adapun metode mengajar multiple intelligences (kecerdasan majemuk) diantaranya yaitu:
1) Kecerdasan linguistik, yang disebut oleh sebagian pendidik adalah kecerdasan verbal. Metode mengajar dengan kecerdasan linguistik ini dapat didiskusikan dan kemudian digambarkan dengan aktivitas-aktivitas yang melibatkan hal-hal berikut: abjad, fonik (suara), pengucapan atau pelafalan, membaca, menulis, mendengar, berbicara, berdiskusi, memainkan permainan kata dan mengerjakan teka-teki silang.
2) Kecerdasan logis-matematis, yang disebut oleh sebagian pendidik adalah kecerdasan logika dan matematika, yang dicirikan sebagai kegiatan otak kiri. Adapun metode kecerdasan logis-matematis dapat didiskusikan dan kemudian digambarkan dengan aktivitas-aktivitas yang melibatkan hal-hal berikut, yaitu: bilangan dan angka, berbagai macam pola, berhitung, pengukuran, geometri, statistik.
3) Kecerdasan spasial, yang disebut oleh sebagian pendidik adalah kecerdasan gambar. Orang yang memiliki kecerdasan ini cenderung berpikir dalam atau dengan gambar dan cenderung mudah menggunakan metode belajar melalui sajian-sajian visual seperti film, gambar, video, dan peragaan yang menggunakan model atau slide.
4) Kecerdasan musikal, yang disebut oleh penulis adalah kecerdasan music. Orang yang mempunyai kecerdasan jenis ini sangat peka terhadap suara atau bunyi, lingkungan dan juga musik. Adapun metode mengajarnya yaitu dengan melakukan aktivitas sebagai berikut: mendengarkan musik, menciptakan musik secara vocal (bernyanyi, bersenandung, bersiul), menciptakan musik secara instrumental (dengan alat musik), mereproduksi melodi, dan mencptakan ritme.
5) Kecerdasan badani-kinestetik, yang disebut oleh penulis adalah kecerdasan olah raga. Orang yang memiliki kecerdasan jenis memroses informasi melalui sensasi yang dirasakan pada badan mereka. Adapun metode mengajarnya yaitu, guru melibatkan siswa dengan aktivitas hal-hal berikut: kegiatan fisik, modeling, tarian, olahraga, berkeliling, dan bahasa tubuh.
6) Kecerdasan interpersonal, yang disebut oleh penulis adalah kecerdasan bergaul. Kecerdasan ini ditampakkan pada kegembiraan berteman dan kesenangan dalam berbagai macam aktivitas sosial serta ketaknyamanan atau keengganan dalam kesendirian dan menyendiri. Adapun metode mengajarnya yaitu, guru melibatkan siswa dengan aktivitas hal-hal berikut: kelompok belajar kooperatif (belajar bersama), proyek kelompok, kehidupan berteman dan sosial.
7) Kecerdasan intrapersonal, yang disebut oleh penulis adalah kecerdasan diri. Kecerdasan ini tercermin dalam kesadaran mendalam akan perasaan batin. Inilah jenis kecerdasan yang memungkinkan seseorang memahami diri sendiri, kemampuan dan pilihannya sendiri. Adapun metode mengajarnya yaitu, guru melibatkan siswa dengan aktivitas hal-hal berikut: refleksi (pemikiran mendalam atau perenungan), perasaan, analisis diri, percaya diri, mandiri, pengelolaan waktu, dan merencanakan masa depan.

Dan beruntunglah untuk para gurunya manusia, jika kita sebagai seorang guru yang jika metode mengajar di sekolahnya, ia telah menggunakan metode mengajar multiple intelligences. Maka dengan demikian, itu berarti merupakan hal yang patut dibanggakan. Mengapa? Karena apa yang telah dilakukan oleh guru tersebut, telah menjadikan setiap siswa merasa bahwa kecerdasan yang ia miliki tersebut diakui oleh guru mereka dan semua siswa merasa bahwa ia diitempatkan pada posisinya masing-masing untuk menggunakan kecerdasannya itu dan kemudian hasil yang telah dipelajari oleh siswa dalam belajar tersebut dinilai (dievaluasi) oleh guru dalam konteks kecerdasan yang sama.


Ketersediaan
16TD160480.00TD 153.9071 JAS mMy Library (lantai 2, Tandon)Tersedia
16SR160480.01SR 153.9071 JAS m C.1My Library (Lantai 2, Sirkulasi)Tersedia
16SR160480.02SR 153.9071 JAS m C.2My Library (Lantai 2, Sirkulasi)Tersedia
16SR160480.03SR 153.9071 JAS m C.3My Library (Perpustakaan Pusat di Rowolaku)Tersedia
16SR160480.04SR 153.9071 JAS m C.4My Library (Perpustakaan Pusat di Rowolaku)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
Seri Pencerdasan
No. Panggil
153.9071 JAS m
Penerbit
Bandung : Penerbit Nuansa., 2007
Deskripsi Fisik
276 hlm., 20.5 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979245686
Klasifikasi
153.9071
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subjek
Kecerdasan Pendidikan
Info Detail Spesifik
Bibliografi : hlm. 269-273, Indeks : hlm. 275-276
Pernyataan Tanggungjawab
Julia Jasmine
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik