Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

SKRIPSI HKI

Kajian Tentang Hibah Orang Tua Kepada Anak Hubungannya dengan Warisan (Studi Analisis terhadap pasal 211 KHI)

RIZQIYAH - Nama Orang; Drs. H. Rozikin, M.Ag dan H. M - Nama Orang;

Latar bekang penelitian ini adalah adanya rumusan pasal 211 KHI, yang berbunyi hibah dari orang tua kepada anaknya dapat diperhitungkan sebagai warisan. Rumusan ini secara literal bertentangan dengan konsep tentang hibah dan warisan dalam hukum Islam. Hibah adalah perpindahan hak milik yang terjadi semasa hidup si pemberi sedangkan warisan adalah perpindahan harta milik dari seseorang yang telah meninggal dunia. Jadi benang merah antara hibah dan warisan ini adalah saat berlakunya hukum tersebut, hidup dan matinya pemilik harta. Berdasarkan hal tersebut, kajian dalam penelitian ini adalah apakah ketentuan hibah orang tua kepada anaknya dapat diperhitungkan sebagai warisan dalam KHI tersebut sudah ada dalam hukum adat di Indonesia, dan bagaimana ketentuan hibah orang tua kepada anaknya dapat diperhitungkan sebagai warisan tersebut dari tinjauan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan hibah orang tua kepada anaknya dapat diperhitungkan sebagai warisan dalam KHI pasal 211 telah ada dan dikenal dalam hukum adat. Dalam hukum adat, hibah merupakan salah satu cara pembagian harta waris yang dilaksanakan semasa hidup pewaris. Berdasarkan pada adanya titik temu antara hukum adat tersebut dengan hukum waris dalam KHI, yaitu demi mewujudkan asas perdamaian, maka langkah kompromistis adaptif dengan ketentuan dalam hukum adat tersebut diadaptasi dalam rumusan pasal 211 KHI. Dan langkah kompromistis KHI dengan hukum adat dalam hal ini mendapat dukungan kaidah fikih al-adatu muhakkamtun yaitu adat istiadat yang positif bisa dijadikan sebagai hukum.


Ketersediaan
09SK099015.00SK 2X4.254 RIZ k C.0My LibraryTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
2X4.254 RIZ k
Penerbit
Pekalongan : Jurusan Syariah- Prodi S-1 Al Ahwal Al Syakhsiyyah - STAIN PEKALONGAN., 2008
Deskripsi Fisik
iv, 105 hal.; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X4.254
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Hibah
Info Detail Spesifik
Bibliografi : 103
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik