Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

SKRIPSI PAI

Konsep Hadits tentang Pendidikan Anak dalam Islam dan Relevansinya dengan Undang-undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

Komarudin - Nama Orang; Drs. H. Abdul Muin, M.A - Nama Orang;

Kewajiban dari orang tua adalah mendidik anak-anaknya supaya beriman teguh, beramal shaleh dan berakhlak mulia. Kalau mereka tidak sanggup mendidik dengan didikan dan ajaran Islam, wajib bagi mereka untuk menyerahkan pendidikan kepada seorang guru. Sedangkan pendidikan rumah tangga tetap menjadi tanggung jawab orang tua orang tua meskipun anaknya telah diserahkan kepada guru untuk di didik di sekolah. Mengacu hal tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi; bagaimana konsep hadits tentang pendidikan anak dalam Islam, bagaimana konsep Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, dan bagaimana relevansi hadits tentang pendidikan anak dalam Islam dengan Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap anak lahir kedunia atas fitrah yaitu potensi dasar yang dimiliki oleh setiap anak. Sedangkan orang tua dalam hadits disebut sebagai faktor lingkungan yang dapat mengembagkan seluruh potensi yang dimiliki. Berkaitan dengan fitrah, maka pengembangan potensi anak yang dimiliki diperlukan adanya pendidikan atau bimbingan dari para pendidik, maka hal itu relevan dengan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, pasal 1 ayat 4 bahwa peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui jalur proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Relevansi antara hadits tentang pendidikan anak dan UU tersebut adalah dalam hal fitrah atau potensi dan lingkungan. Dimana untuk dapat mengembangkan potensi yang dimiliki tersebut diperlukan adanya faktor lingkungan yaitu sebuah pendidikan dan bimbingan dari para pendidik, baik orang tua, guru, maupun tenaga sosial lainnya.


Ketersediaan
09SK098037.00SK 370 KOM k C.0My LibraryTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
370 KOM k
Penerbit
Pekalongan : Jurusan Tarbiyah - Pendidikan Agama Islam - STAIN Pekalongan., 2008
Deskripsi Fisik
xii, 95 hal.; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
370
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Pendidikan Anak
Info Detail Spesifik
Bibliografi : 92
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik