Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

SKRIPSI HKI

Islam dan Pluralisme (Studi Analisis Pemikiran Abdurrahman Wahid Tentang Ahmadiyah (TIDAK TERSAJI)

Chairul Umam - Nama Orang; Drs. H. Rozikin Daman, M.Ag - Nama Orang;

Penelitian ini dilatarbelakangi perkembangan peradaban manusia yang mengantarkan dan menawarkan jalan lain yang sangat berbeda dengan tujuan agama. Agama sejak Perang Salib telah mengakibatkan penghancuran umat manusia. Sebuah masalah besar tengah dihadapi manusia saat ini, hilangnya pluralitas keberagaman antar agama maupun intern agama, menuntut jawaban segera. Beberapa sarjana dan tokoh agama mencoba menemukan alternatif jawaban ditengah-tengah meningkatnya kebencian umat agama terhadap umat agama lain. Penelitian ini berusaha mengkaji bagaimana potret kehidupan pluralisme di Indonesia, bagaimana sejarah, gerakan dan ajaran Ahmadiyah, dan bagaimana pandangan KH. Abdurrahman Wahid tentang pluralisme agama berkenaan dengan isu Ahmadiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian library research atau kepustakaan. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan, pertama, Indonesia dikenal sebagai negara yang sangat majemuk baik etnis maupun budayanya, sehingga para peneliti dan sarjana barat menyebut Indonesia sebagai locus clasicus pluralisme (tempat awal pluralisme) selain Burma dan Malaysia. Kemajemukan masyarakat Indonesia ini mengakibatkan pola hubungan antar masyarakat maupun hubungan negara dan masyarakat. Kedua, Dalam Islam terdapat banyak aliran teologi maupun gerakan, diantaranya Ahmadiyah. Ahmadiyah bermula dari peristiwa sejarah dalam Islam di India dengan Ghulam Ahmad sebagai tokoh kuncinya. Ahmadiyah menjadi kontroversi ketika dalam materi baiat terdapat keyakinan untuk mengakui Ghulam Ahmad sebagai Nabi Isa atau Al Masih dan Krisna. Ketiga, berdasar dari pemikiran Gus Dur yang tertuang dalam tulisan maupun komentarnya di media massa mengenai pluralisme dan hubungan antar agama, Gus Dur merupakan tokoh yang sangat kreatif, terbuka dan toleran. Mengenai pluralisme dan terutama Isus Ahamdiyah, dia berpendapat bahwa Islam merupakan agama yang sangat toleran dan plural.


Ketersediaan
08TD089051.00SK 2X7.42 UMA i C.0Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
2X7.42 UMA i
Penerbit
Pekalongan : Jurusan Syariah-Prodi D-III Perbankan Syariah-STAIN Pekalongan., 2008
Deskripsi Fisik
xi, 99 hal.; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X7.42
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Pembaharuan Pemikiran Islam
Info Detail Spesifik
Bibliografi : 94
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik