Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

SKRIPSI HKI

Kedudukan Taklik Talak Dalam Perkawinan Menurut Perspektif Hukum Islam

Susmiyati - Nama Orang; Drs. H. Asmuni Hayat dan Maghf - Nama Orang;

Perkawinan merupakan salah satu perintah agama kepada hamba-hambanya yang mampu untuk segera melaksanakannya. Dalam pernikahan ini kadang tidak selalu berjalan mulus, kadang timbul permasalahan yang mengakibatkan perpisahan. Adanya fenomena kasus suami yang meninggalkan isterinya selama selama dua tahun berturut-turut, lalu bagaimanakah status istri, karena hal itu sudah termasuk menyia-nyiakan istri. Lalu bagaimanakah nafkah istri kalau sudah punya anak. Salah satu solusi mengatasi hal ini adalah adanya pengikatan janji suami kepada istri dihadapan saksi pada saat melakukan pernikahan yang disebut taklik talak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana substansi sighat taklik talak dalam perkawinan, bagaimana efektifitas da pengaruh taklik talak dalam perkawinan, dan bagaimana kedudukan taklik talak menurut perspektif hukum Islam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan atau library research dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, substansi sighat taklik talak dalam perkawinan mengatur beberapa hal, sperti bagaimana menjalankan hubungan suami istri yang baik, pengucapan janji talak oleh suami dan adanya tarif khulu. Kedua, pembacaan taklik talak dapat memberikan kepastian hukum tentang terjadinya talak serta melindungi hak-hak isteri dari kesewenang-wenangan suami. Ketiga, kedudukan taklik talak menurut perspektif hukum Islam adalah perjanjian taklik talak bukan suatu perjanjian yang wajib diadakan pada setiap perkawinan tetapi sekali taklik talak sudah diperjanjikan tidak dapat dicabut kembali. Konsekuensi daripada pengucapan sighat taklik talak pada waktu akad nikah berlangsung ialah perceraian dapat terjadi karenanya sebagaimana tercantum dalam kompilasi Hukum Islam pasal 46 ayat 3.


Ketersediaan
08TD089045.00SK 2X4.331 SUS k C.0Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
2X4.331 SUS k
Penerbit
Pekalongan : Jurusan Syariah-Prodi S-1 Al Ahwal Al Syakhshiyyah-STAIN Pekalongan., 2008
Deskripsi Fisik
xi, 80 hal.; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
2X4.331
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Talak
Info Detail Spesifik
Bibliografi : 78
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik