Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

SKRIPSI PAI

TIDAK TERSAJI: Konsep Etika Murid Dalam Mencari Ilmu Menurut KH. Ahmad Maisur Sindy At Tursidy [Kajian Kitab Tanbihu Al Mutaallim Karangan KH. Ahmad Maisur Sindy At Tursidy]

Drs. H. Ismail, M, Ag - Nama Orang; SODRI MUBAROK - Nama Orang;

Dewasa ini Etika bukanlah permasalahan yang baru dalam kehidupan. Etika
mempunyai kududukan dalam kehidupan manusia menempati tempat yang tertingi,
baik Baik Hablun Mina Allah maupunn Hablun Mina An Annas. Di era globalisai ini
terlihat gejala-gejala kemerosotan etika, di mana secara pasti sulit untuk
mendefinisikan faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebabnya. Bahkan peserta
didik sendiri dalam belajar atau mencari ilmu kurang memperhatikan etikanya, baik
itu etika kepada pendidik, etika kepada ilmu, etika kepada teman dan sebagainya.
Padahal, banyak diantara tokoh pendidikan yang menyebutkan bagaimana etika
murid dalam mencari ilmu, diantaranya yaitu KH. Ahmad Maisur Sindy At Tursidy.
Banyak diantara kita yang menemukan pernyataan yang mengilustrasikan erat
kaitan antara murid, Etika dan Ilmu, serta signifikannya. {Kemegahan seorang
ilmuwan terdapat pada keindahan etikanya.} KH. Hasyim asyari, Azzarnuji, Al
Ghazali dan tokoh pendidikan yang lain mengatakan bahwa hubungan antara murid,
etika dan ilmu ibarat tubuh yang satu.{ Demikian juga Ibn Abd Rabbihi sebagaimana
dikutip oleh Hasan Asari, mengatakan bahwa etika dan ilmu dalam seseorang
merupakan dua kutub yang beredar amalan keagamaan dan amalan keduniaan, yang
membedakan manusia dengan binatang, membedakan kebinatangan dengan
kemalaikatan, substansi pemikiran rasional; merupakan lentera tubuh, sinar hati dan
pilar jiwa manusia.Melihat hal yang demikian, sungguh sangat disayangkan. Maka
dari itu penulis tertarik untuk mengangkat judul Konsep Etika Murid dalam Mencari
Ilmu menurut KH. Ahmad Maisur Sindy At Tursidy (kajian kitab kitab Tanbihu Al
Mutaallim)., dengan rumusan masalah : 1. Bagaimana Konsep Etika Murid dalam
mencari ilmu menurut KH. Ahmad Maisur sindy At Tursidy dalam kitab Tanbihu Al
Mutaallim?. 2. Bagaimana relevansi konsep etika muriddalam mencari ilmu menurut
KH. Ahmad Maisur sindy At Tursidy dalam kitab Tanbihu Al Mutaallim dengan
pendidikan sekarang ?
Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif, karena data
yang dihasilkan berupa data deskriptif dalam bentuk pernyataan atau kata-kata
deskriptif atau kata-kata tertulis yang berasal dari sumber data yang diteliti dan
diamati agar lebih mudah dipahami. Adapun jenis penelitian yang penulis gunakan
yaitu penelitian kepustakaan (library research), penelitian yang menggunakan data
kualitatif, yakni penelitian yang diajukan atau tulisan-tulisan yang ditelusuri dari data
sejarah serta dari buku-buku artikel.
Hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dalam kitab
Tanbihu Al Mutaallim terdapat banyak etika dalam mencari ilmu yang dapat
dijadikan pedoman seorang murid dalam mencari ilmu, diantaranya yaitu Suci
Jasmani dan Rohani, Menyiapkan alat-alat untuk belajar, Mengikuti pembelajaran
dengan tenang, Memulai pembelajaran dengan berdo’a, Memperhatikan penjelasan
guru serta menanyakan hal-hal yang belum dipahami, Menelaah kembali pelajaran
yang telah dipelajari, Berakhlak mulia, Memakai sesuatu yang miliknya sendiri atau
Halal, Menjauhkan dari perkara yang subhat, Membuat bagus kepada orang tua,
Menghormati dan meluhurkan guru, Meminta ridha guru, Menjaga perasaan guru,
Meminta izin apabila berhalangan, Semangat didalam belajar, Mempelajari ilmu dari
awal atau urut, Bermusyawarah atau mudzakarah, Bertahap dalam menghafal ilmu,
Membagi waktu dengan baik, Membuat agenda, Menjauhkan sifat malas dan bosan,
Mempebanyak muthala’ah pada malam hari, Menghargai ilmu dengan tidak
meremehkan, Menjauhkan sifat malu, sombong dan penyakit hati yang lain,
Membaguskan niat karena Allah, Konsisten dalam belajar, Mengamalkan ilmu,
Mengajarkan ilmu kepada yang lain.


Ketersediaan
07SK079421.00SK PAI13.794 MUB k C.0My LibraryTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
PAI13.794 MUB k
Penerbit
Pekalongan : Jurusan Tarbiyah-Pendidikan Agama Islam-STAIN Pekalongan., 2013
Deskripsi Fisik
xviii.;.110 hal.; 21 X 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
PAI13.794
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Pendidikan Islam : Pembaharu Pemikiran
Info Detail Spesifik
biblio
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik