Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

SKRIPSI PAI

Etika Pendidik Menurut K.H. Ahmad Rifai Dan K.H. Hasyim Asyari

Dr. H. Imam Suraji, M, Ag - Nama Orang; AGUS YANDI - Nama Orang;

Etika pendidik adalah tatasusila atau aturan yang dipegang oleh seorang pendidik atau guru dalam proses belajar mengajar. Guru adalah sosok yang digugu dan ditiru yang menjadi tauladan bagi murid. Menurut pemikiran K.H Ahmad Rifai ajaran mengenai sosok orang kepercayaan dalam agama yang dapat dijadikan sebagai figur panutan adalah orang yang alim dan adil. Sedangkan menurut K.H Hasyim Asyari berkaitan dengan etika dalam belajar bertujuan memperbaiki prilaku umat islam secara umum yang harus dipegang teguh oleh seorang pengajar sehingga proses belajar mengajar berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan yang diinginkan dalam dunia pendidikan. Pendidik dalam hal ini paling tidak memiliki sifat keagamaan (diniyah) yang baik, meliputi patut dan tunduk terhadap syariat Allah dalam bentuk ucapan dan tindakan dan mempunyai akhlak yang mulia.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana etika pendidik menurut K.H Ahmad Rifai? Bagaimana etika pendidik menurut K.H Hasyim Asyari? Bagaimana komparasi etika pendidik menurut K.H Ahmad Rifai dan etika pendidik menurut K.H Hasyim Asy’ari?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui etika seorang pendidik menurut K.H Ahmad Rifai, untuk mengetahui etika seorang pendidik menurut K.H Hasyim Asyari, untuk mengetahui komperasi tentang etika pendidik menurut pemikiran K. H. Ahmad Rifai dan pemikiran K.H. Hasyim Asyari. Kegunaan penelitian memberikan wacana bagi pembaca, khususnya bagi para pendidik agar memperhatikan dalam hal tugas dan kewajiban pendidik, memberikan gambaran kepada pendidik agar menerapkan etika dalam proses belajar mengajar, memberikan kontribusi keilmuwan dalam bidang pendidikan khususnya dalam bidang etika dalam rangka menguatkan kualitas dan fungsi pendidikan.
Metode penelitian ini meliputi desain penelitian, adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan secara kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (Library research). Sedangkan dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode dokumentasi. Dalam menganalisa data penulis menggunakan jenis analisa data kualitatif, maka analisa data yang penulis gunakan adalah metode deskriptif, metode komparatif, metode hermeneutik dan content analisis.
Etika pendidik menurut K.H Ahmad Rifai meliputi etika pendidik terhadap dirinya diantaranya memuliakan agama dan menjauhi dosa, bertujuan kepada Allah, menjauhi dari perilaku buruk atau dosa, tidak tersibukkan dengan pekerjaan lain dan tidak bertujuan dunia. Etika pendidik terhadap peserta didik, diantaranya selalu memberikan nasehat kepada peserta didik, tolong menolong, mengajarkan perkara yang baik dan buruk, mengajarkan dengan ilmu yang diridhoi oleh Allah, mengajarkan ilmu ikhlas dan menjauhi maksiat atau permusuhan. Etika pendidik terhadap pelajaran, diantaranya seorang pendidik dalam mengajarkan ilmunya harus jelas keterangannya dan menunjukkan dalil atau sumber pengambilannya, ilmu yang diajarkan benar dan mengajarkan ilmu dengan satu mazhab. Sedangkan etika pendidik menurut K.H Hasyim Asy’ari meliputi etika pendidik terhadap dirinya diantaranya pendidik hendaknya merasa dekat dan terawasi oleh Allah, taqwa, hati yang tenang, wirai, tawadhu, khusyu, zuhud, menjauhi pekerjaan yang hina, menghidupkan sunnah-sunnah, kontinyu, mensucikan batin, menyibukkan diri untuk mengarang. Etika pendidik terhadap peserta didik, diantaranya pendidik hendaknya niat mencari ridho Allah, mencintai peserta didik, memudahkan, bersungguh-sungguh, mempunyai rasa kasih sayang dan bersikap tawadhu. Etika pendidik terhadap pelajarannya, diantaranya suci dari hadas dan kotoran, berdo’a, mengucapkan salam, membaca al-Quran, mengajar dengan hal yang mudah dan mempunyai rasa kasih sayang. Pemikiran Ahmad Rifai didalam etika pendidik memperhatikan terhadap aspek fisik dan psikis. Sedangkan pemikiran Hasyim Asyari cenderung lebih menekankan pada unsur psikis atau hati, sebab hatilah yang mendorong sebuah etika itu muncul, kecenderungan pada aspek hati ini dengan sendirinya membedakan kepada pemikiran Ahmad Rifai.




Ketersediaan
05SK059721.00SK PAI12.597 YAN e C.0Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
PAI12.597 YAN e
Penerbit
Pekalongan : Jurusan Tarbiyah-Pendidikan Agama Islam- STAIN Pekalongan., 2012
Deskripsi Fisik
xiii.;.83 hal.; 21 X 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
PAI12.597
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Filsafat Pendidikan
Info Detail Spesifik
biblio
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik