Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

TA PERBANKAN SYARIAH

TIDAK TERSAJI: Penerapan Fatwa DSN-MUI NO.17/DSN-MUI/IX/2000 Tentang Sanksi Atas Nasabah Mampu Yang Menunda - Nunda Pembayaran Di BNI Syariah Cabang Pekalongan

Mubarok, Lc. M. Si - Nama Orang; FAHROJI - Nama Orang;

Fatwa DSN-MUI merupakan peraturan yang tidak dapat disepelekan oleh para nasabah dan terutama pihak bank. Bahwa oleh karena itu, DSN perlu menetapkan fatwa kepada bank-bank syariah di Indonesia. Fatwa yang dimaksudkan adalah tentang nasabah mampu yang menunda-nunda pembayaran yaitu Fatwa DSN-MUI NO.17/DSN-MUI/IX/2000. Pada hakikatnya setiap manusia ingin melakukan sendiri suatu urusannya, tetapi manusia selalu dihadapkan dengan kenyataan bahwa kadangkala mereka tidak dapat menunaikan kewajiban secara langsung yang disebabkan oleh halangan-halangan tertentu. Oleh karena itu, bank disamping sebagai penghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan dana tersebut kepada masyarakat yang membutuhkannya dalam bentuk pembiayaan, BANK juga memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang, seperti transfer kliring, da inkaso. Produk jasa tersebut pada dasarnya menggunakan aturan-aturan fatwa DSN-MUI. Berdasarkan permasalahan di atas penempatan fatwa DSN-MUI. Peneliti bertujuan mengetahui kejujuran nasabah dalam melunasi hutang di BNI Syariah. Berdasarkan penerapan fatwa DSN-MUI NO.17/DSN-MUI/IX/2000 Tentang Sanksi Atas Nasabah Mampu Yang Menunda - Nunda Pembayaran Di BNI Syariah Cabang Pekalongan. Maka nasabah yang dengan sengaja menunda-nunda pembayaran akan dikenakan sanksi dari pihak BNI Syariah sebesar 5%. Sanksi disini bukan termasuk bunga. Sanksi yang dimaksud agar nasabah lebih disiplin dan sesuai akad. Dana 5% dari nasabah disalurkan ke yayasan sosial, nasabah yang menunda-nunda pembayaran termasuk golongan perhatian khusus, karena akan masuk ke golongan macet. Jika pengelolaan dana sanksi di BNI Syariah selama ini disalurkan dalam berbagai jenis sektor program, diantaranya sektor pendidikan sebesar 20%, sektor kesehatan 15%, kemanusiaan 65%.


Ketersediaan
00TA005312.00TA TA12.053 FAH p C.0My LibraryTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TA12.053 FAH p
Penerbit
Pekalongan : Jurusan Syariah - Prodi D-III Perbankan Syariah-STAIN PEKALONGAN., 2012
Deskripsi Fisik
ix.;.62 hal.; 21 X 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
TA12.053
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Muamalat : Pinjam Meminjam
Info Detail Spesifik
biblio
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik