Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

SKRIPSI PAI

Pengaruh Peranan Guru Terhadap Perilaku Remaja Di SMA Muhammadiyah 2 Pekalongan

Drs. Slamet Untung, M .Ag - Nama Orang; ISCA SYAFARIANITA - Nama Orang;

Pendidikan pada dasarnya adalah proses transformasi pengetahuan menuju ke arah perbaikan, pengetahuan, dan penyempurnaan semua potensi manusia. Sekolah merupakan salah satu sarana untuk mendapatkan pendidikan. Di sekolah guru memiliki peranan yang sangat penting karena ia mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, membantu perkembangan peserta didik dan merupakan salah satu penentu keberhasilan dalam proses pendidikan. Dalam kegiatan belajar mengajar gurulah yang menanamkan norma ke dalam jiwa peserta didik. Peserta didik yang mengalami masa remaja mengalami pertumbuhan fisik dan perkembangan emosi yang tinggi. Oleh karena itulah guru dituntut untuk mengarahkan perilaku peserta didiknya yang memasuki masa remaja agar perilakunya lebih terarah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Bagaimana peranan guru dalam proses pembelajaran di SMA Muhammadiyah 2 Pekalongan? Bagaimana perilaku remaja di SMA Muhammadiyah 2 Pekalongan? dan Bagaimana pengaruh peranan guru terhadap perilaku remaja di SMA Muhammadiyah 2 Pekalongan? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan guru dalam proses pembelajaran di SMA Muhammadiyah 2 Pekalongan, untuk mengetahui perilaku remaja di SMA Muhammadiyah 2 Pekalongan, dan untuk mengetahui pengaruh peranan guru terhadap perilaku remaja di SMA Muhammadiyah 2 Pekalongan. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah guru yang berjumlah 27 orang sedangkan sampelnya adalah siswa SMA Muhammadiyah 2 Pekalongan yang berjumlah 27 siswa yang di ambil 10% dari seluruh jumlah siswa yang ada [265 siswa]. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan guru dalam proses pembelajaran di SMA Muhammadiyah 2 Pekalongan dan kategorinya antara lain adalah sebagai korektor [baik], inspirator [baik], informator [sangat baik], organisator [sangat baik], motivator [baik], inisiator [sangat baik], fasilitator [sangat baik], pembimbing [sangat baik], demonstrator [baik], pengelola kelas [baik], mediator [sangat baik], supervisor [sangat baik], dan evaluator [sangat baik]; perilaku remaja di SMA Muhammadiyah 2 Pekalongan tergolong baik, karena mereka tidak mengalami permasalahan yang berhubungan dengan masalah pertumbuhan, pengisian waktu luang, masalah hari depan, masalah dengan orang tua, sekolah, teman, masyarakat sekitar [masalah sosial] dan masalah agama; peranan guru berpengaruh positif terhadap perilaku remaja di SMA Muhammadiyah 2 Pekalongan. Hal ini terbukti dari hasil perhitungan rata-rata berdasarkan analisis deskriptif dan perhitungan korelasi antara variabel X dan variabel Y dengan hasil 0,990 bertanda positif [+] terletak pada interval 0.91 - 1,00. Menurut tabel korelasi, antara variabel X [peranan guru] dan Y [perilaku remaja] terdapat korelasi yang sangat kuat. Artinya semakin besar peranan guru, semakin terarah perilaku remaja. Nilai koefisien determinasi [R]2 = 98,01% memberikan makna bahwa 98,01% perilaku remaja dipengaruhi oleh peranan guru. Selain itu, peneliti juga telah melakukan interpretasi dengan menentukan nilai r hitung lalu membandingkannya dengan r tabel. Berdasarkan pada perbandingan r hitung dan r tabel, baik pada taraf signifikan 5% [rh = 0,990 > rt = 0,0,266] dan 1% [rh = 0,90 > rt = 0,345] terbukti adanya korelasi antara peranan guru dan perilaku remaja karena keduanya sama - sama menolak Ho dan menerima H1. Lalu melakukan uji hipotesis pada uji t dengan mengtransformasi t hitung [th] ke t tabel [tb] sehingga mendapatkan hasil perbandingan untuk tingkat kesalahan 5% [ t hitung = 50,607 > t tabel = 2,007] dan 1% [t hitung = 50,607 > t tabel = 2,674]. Jadi kesimpulan dari hasil perbandingan pada uji t baik pada tingkat kesalahan 5% maupun 1% sama sama menolak Ho dan menerima H1. Berarti hal tersebut juga menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara peranan guru dan perilaku remaja.


Ketersediaan
04SK048721.00SK PAI12.487 SYA p C.0Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
PAI12.487 SYA p
Penerbit
Pekalongan : Jurusan Tarbiyah-Pendidikan Agama Islam- STAIN Pekalongan., 2012
Deskripsi Fisik
xvi.;.16 hal.; 21 X 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
PAI12.487
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Staf Pengajar
Info Detail Spesifik
biblio
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik