Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

TA PERBANKAN SYARIAH

TIDAK TERSAJI: Prosedur Pembiayaan Take Over Di Bank Syariah Mandiri Cabang Pekalogan

Ali Amin Isfandiar, M. Ag - Nama Orang; MARISATUL MAZIYAH - Nama Orang;

Kemajuan Bank Syariah Indonesia yang semakin pesat harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan Bank Syariah terhadap nasabahnya dengan memberikan fitur-fitur dan produk baru untuk mengembangkan inovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bank Syariah Mandiri Cabang Pekalogan mengeluarkan produk pembiayaan take over berdasarkan pada fatwa DSN NO.31/DSN-MUI/VI/2002 tentang Pengalihan Hutang. Dari sekian banyak kasus pembiayaan take over yang ada di bank-bank syariah, ternyata pembiayaan yang paling banyak di-take over-kan adalah Kredit Pemilikan Rumah atau yang biasa disebut KPR, sehingga dalam penelitian ini lebih fokus meneliti mengenai pembiayaan KPR yang di-take over-kan ke bank syariah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dimana peneliti mengorganisasikan, mengurutkan data dan memilah-milah data menjadi satuan yang dapat dikelola, kemudian melakukan analisis dengan tanpa menggunakan statistik dan selanjutnya menguraikan dan menafsirkan data tersebut. Dari analisis yang dilakukan, didapat bahwa secara prosedur pengajuan pembiayaan take over KPR di Bank Syariah Mandiri sama seperti pengajuan KPRS. Hal yang perlu dicermati dalam pembiayaan take over KPR ini adalah akad yang digunakan untuk pengalihan hutang. Dalam proses take over KPR dari Bank Konvensional ke Bank Syariah Mandiri menggunakan akad Qard sedangkan take over KPR dari Bank Syariah lain ke Bank Syariah Mandiri menggunakan akad hiwalah. Selanjutnya Bank Syariah Mandiri mengadakan akad perjanjian baru seperti pembiayaan KPRS dengan akad murabahah. Jadi perlakuannya sama dengan pengajuan kepemilikan rumah yang baru.


Ketersediaan
00TA004712.00TA TA12.047 MAZ p C.0My LibraryTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
TA12.047 MAZ p
Penerbit
Pekalongan : Jurusan Syariah - Prodi D-III Perbankan Syariah-STAIN PEKALONGAN., 2012
Deskripsi Fisik
xviii.;.67 hal.; 21 X 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
TA12.047
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Muamalat : Pinjam-Meminjam
Info Detail Spesifik
biblio
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik