Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

SKRIPSI HKI

Hak Asuh [Hadhanah] Anak Angkat Akibat Perceraian Orang Tua Angkat Dalam Perspektif Hukum Islam

Drs. Asmuni Hayat - Nama Orang; KAMILIA - Nama Orang;

Hasil penelitian adalah menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 pada dasarnya orang tua bertanggungjawab atas pemeliharaan anak-anaknya, baik orang tua dalam keadaan rukun maupun dalam keadaan sudah bercerai. Apabila orang tua baik angkat maupun orang tua asli bercerai, maka salah seorang anak lebih dari waktu tertentu atas permintaan orang tua lain, atau atas permintaan dari keluarga si anak dalam garis keturunan lurus ke atas dan saudara kandung yang telah dewasa atau pejabat yang berwenang dengan keputusan pengadilan daloam hal ia sangat melalaikan kewajibannya terhadap anaknya atau ia berkelakuan buruk sekali. Jadi dalam hal ini hak asuh [hadhanah] anak dapat berpindah tergantung kepada situasi atau kondisi orang tua yang memungkinkan bagi si anak untuk bisa mendapatkan nafkah atau kehidupan yang layak dan baik. Dengan kata lain jika terjadi perceraian terhadap orang tua angkat, maka apakah hak asuhnya tetap berada pada orang tua angkat atau dapat berpindah kepada orang tua yang asli itu tergantung kondisi ekonomi mereka, mana yabg lebih kuat dan dapat menghidupi si anak tersebut. Hal ini berdasarkan kepada Pasal 14 UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Dari Pasal tersebut di atas, jelas terlihat bahwa hubungan antara anak angkat dengan orang tua angkat dapat dipisahkan dan dikembalikan kepada orang tua kandung atau aslinya jika terjadi permasalahan di kenudian hari, serta pemisahan itu tidak lain adalah demi menjaga kepentingan yang terbaik bagi anak angkat untuk melindungi hak-haknya serta merupakan pertimbangan terakhir yang dapat diusahakan bagi kemaslahatan anak angkat maupun orang tua angkat.


Ketersediaan
00SK002611.00SK AS12.026 KAM h C.0My LibraryTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
AS12.026 KAM h
Penerbit
Pekalongan : Jurusan Syariah- Prodi S-1 Al Ahwal Al Syakhshiyyah-STAIN Pekalongan., 2012
Deskripsi Fisik
xi.;.77 hal.; 21 X 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
AS12.026
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Hak Asuh : Anak Angkat : Perceraian : Hukum Islam
Info Detail Spesifik
biblio
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik