Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Thesis

Budaya Hukum Pemberian Nafkah Anak Pasca Putusan Cerai Talak (Problem Pelaksanaan Putusan Pengadilan Agama Kajen)

KHAERUDIN - Nama Orang; Dr. Shinta Dewi Rismawati, M. - Nama Orang;

Perkawinan menurut Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 ialah ikatan lahir-bathin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami-istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Namun pada kenyataannya dalam membina rumah tangganya sering terjadi perselisihan dan pertengkaran terus menerus yang menyebabkan terjadi perceraian. Akibat dari perceraian membawa konsekuensi hukum bagi kedua belah pihak terhadap anak-anak mereka, anak-anak adalah tanggung jawab bersama ayah dan ibu dengan pembagian tugas hak asuh pada ibunya sedangkan tanggung jawab nafkah adalah bapaknya, Kompilasi Hukum Islam mengaturnya secara lebih rinci dalam pasal 105 sebagai berikut: dalam hal terjadinya perceraian: (a.) pemeliharaan anak yang belum mumayiz belum berumur 12 tahun adalah hak ibunya; (b) pemeliharaan anak yang sudah mumayiz diserahkan kepada anak untuk memilih di antara ayah atau ibunya sebagai pemegang hak pemeliharaannya; (c). biaya pemeliharaan ditanggung oleh ayahnya. Akan tetapi kenyataannya, meskipun baik tersirat maupun tersurat putusan hakim dalam kasus perceraian (utamanya cerai talak) telah memiliki kekuatan hukum mengikat dengan memerintah seorang ayah tetap memberikan nafkah kepada anaknya, dalam prakteknya tidaklah demikian. Putusan hakim tersebut tidak dapat serta merta berlaku efektif. Menurut Friedman, dalam sebuah sistem hukum, selain harus ada substansi dan struktur, elemen lainnya adalah budaya hukum, Oleh karenanya dalam tesis ini penulis mengangkat masalah budaya hukum orang tua laki-laki dalam melaksanakan putusan Pengadilan Agama Kajen, dan faktor-faktor penyebab tidak dilaksanakannya putusan tersebut Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan yuridis sosiologis, dengan spesifikasi penelitian diskriptif analistis, metode pengumpulan data dilakukan dengan cara data kepustakaan (sekunder) dan data lapangan (primer), analisis dilakukan secara kualitatif. dari hasil penelitian menunjukan bahwa orang tua laki-laki yang dihukum untuk membayar nafkah anak tidak sepenuhnya melaksanakan putusan, bahkan sebagaian besar mengabaikan putusan tersebut, budaya hukum orang tua laki-laki tidak melaksanakan isi putusan pengadilan tersebut, akibatnya putusan resebut tidak terlaksana dengan efektif, Budaya hukum merupakan penentu dalam pelaksanaan putusan pengadilan efektif atau tidak, karena budaya hukum bagian dari sub dari sitem hukum yang berlaku di Indonesia, adapun faktor-faktor penyebab tidak dilaksanakannya isi putusan tersebut karena kurangnya kesadaran hukum dari orang tua laki-laki dan keadaan ekonomi tidak mencukupi untuk nafkah keluarga
Kata Kunci: Budaya Hukum, Nafkah anak pasca perceraian. Pelaksanaan putusan Pengadilan


Ketersediaan
14TS144009.00TS 144009 KHA bMy Library (Lantai 3, Referensi)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
144009 KHA b
Penerbit
Pekalongan : Prodi Hukum Keluarga Islam Program Pascasarjana STAIN Pekalongan., 2014
Deskripsi Fisik
xv,116 hal.; 21 x 30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
144009
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Hukum Perkawinan: Talaq
Info Detail Spesifik
bibliografi: 117-120
Pernyataan Tanggungjawab
KHAERUDIN
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik