Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Universitas Islam Negeri

  • Beranda
  • Masuk
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

SKRIPSI PAI

TIDAK TERSAJI: Korelasi Antara Layanan Bimbingan Dan Konseling Dengan Tingkat Kemandirian Belajar Siswa Di SMP Negeri 15 Pekalongan

Dr. Sopiah, M. Ag - Nama Orang; MUZAMILAH - Nama Orang;

Guru dalam proses pembelajaran adalah sebagai pengajar yang mempunyai tugas mendidik dan membimbing siswa. Layanan bimbingan dan konseling diberikan kepada siswa dalam rangka upaya agar siswa dapat menemukan pribadi, mengenal lingkungan dan merencanakan masa depan. Tujuan akhir bimbingan dan konseling adalah kemandirian setiap individu. Dengan adanya layanan bimbingan dan konseling diharapkan siswa dapat meningkatkan kemandirian dalam belajar. Dalam penelitian ini, rumusan masalah yang diajukan adalah Bagaimana pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 15 Pekalongan? Bagaimana tingkat kemandirian belajar siswa di SMP Negeri 15 Pekalongan? Adakah korelasi yang signifikan antara layanan bimbingan dan konseling dengan tingkat kemandirian belajar siswa di SMP Negeri 15 Pekalongan?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 15 Pekalongan, untuk mengetahui kemandirian belajar siswa di SMP Negeri 15 Pekalongan, untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antara layanan bimbingan dan konseling dengan tingkat kemandirian belajar siswa di SMP Negeri 15 Pekalongan. Kegunaan penelitian secara teoritis adalah untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pendidikan khususnya dapat dimanfaatkan sebagai kajian bersama mengenai korelasi antara layanan bimbingan dan konseling dengan tingkat kemandirian belajar siswa sehingga dapat dijadikan sumber informasi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan, sedangkan secara praktis dapat digunakan sebagai pemahaman dan gambaran realitas bagi guru pembimbing dalam membimbing peserta didiknya untuk dapat mandiri dalam belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII, VIII, dan IX di SMP Negeri 15 Pekalongan Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 446 siswa. Sampel penelitian ini sebanyak 45 siswa. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini observasi, interview, angket, dan dokumentasi.Adapun dalam menganalisis data digunakan rumus korelasi product moment. Hasil penelitian adalah layanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 15 Pekalongan termasuk kategori sangat baik, hal ini dibuktikan dari niali rata-rata angket tentang layanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 15 Pekalongan atau variabel X yaitu 68, dimana nilai tersebut berada pada interval 65 – 80 yang masuk pada klasifikasi sangat baik. Tingkat kemandirian belajar siswa di SMP Negeri 15 Pekalongan termasuk dalam kategori sangat baik, hal ini dibuktikan dari nilai rata-rata angket tentang tingkat kemandirian belajar siswa di SMP Negeri 15 Pekalongan atau variabel Y yaitu 65, dimana nilai tersebut berada pada interval 65 – 80 yang masuk pada klasifikasi sangat baik. Hasil analisis korelasi antara layanan bimbingan dan konseling dengan tingkat kemandirian belajar siswa di SMP Negeri 15 Pekalongan diperoleh nilai rxy = 0,586 dengan jumlah responden 45 peserta didik di mana dalam interpretasi r berkisar antara 0,41 – 0,70 dan termasuk dalam kategori cukup atau sedang, sehingga dianggap ada korelasi. Setelah dikonsultasikan dengan rt, pada taraf signifikan 5 % dengan db = 43 diperoleh rt = 0,301, karena rxy = 0,586, maka rxy > rt . Selanjutnya pada taraf signifikan 1 % dengan db = 43 diperoleh rt = 0,389, sedang rxy = 0,586, maka rxy > rt . Dari hasil penelitian yang telah disajikan, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan pada perbandingan rh dan rt pada tingkat kesalahan 5 % maupun 1 % kesimpulannya sama yakni antara layanan bimbingan dan konseling dengan tingkat kemandirian belajar siswa di SMP Negeri 15 Pekalongan menunjukkan korelasi yang cukup atau sedang. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini {Ada korelasi yang signifikan antara layanan bimbingan dan konseling dengan tingkat kemandirian belajar siswa di SMP Negeri 15 Pekalongan} dapat diterima kebenarannya.


Ketersediaan
11SK118621.00SK PAI14.1186 MUZ k C.0My LibraryTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
PAI14.1186 MUZ k
Penerbit
Pekalongan : Jurusan Tarbiyah-Pendidikan Agama Islam-STAIN Pekalongan., 2014
Deskripsi Fisik
xii,80 hal.; 21X30 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
PAI14.1186
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Pendidikan : Bimbingan dan Penyuluhan
Info Detail Spesifik
bibliografi: 81-82
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik