SKRIPSI PAI
Hubungan Antara Penerapan Ilmu Tajwid Berbasis Metode Drill Dengan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Santri TPQ Tarbiyatul Asiyah Desa Pedurungan Taman Pemalang
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan Ilmu tajwid dalam membaca Al-Qur’an secara benar, serta kenyataan bahwa kemampuan membaca santri di TPQ Tarbiyatul Asiyah Desa Pedurungan Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang masih bervariasi meskipun lembaga telah menerapkan metode drill dalam proses pembelajaran. Variasi kemampuan tersebut tampak pada ketepatan makhraj, penerapan hukum tajwid, dan kelancaran membaca, sehingga perlu dikaji apakah penerapan drill benar-benar memiliki keterkaitan dengan kemampuan membaca Al-Qur’an santri. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) bagaimana penerapan Ilmu tajwid berbasis metode drill di TPQ Tarbiyatul Asiyah, dan (2) apakah terdapat hubungan antara penerapan Ilmu tajwid berbasis metode drill dengan kemampuan membaca Al-Qur’an santri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana metode drill diterapkan dalam pembelajaran tajwid serta menganalisis hubungan antara penerapan metode tersebut dengan kemampuan membaca AlQur’an santri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian terdiri dari 113 santri tingkat Jilid 4, Jilid 5, Jilid 6, dan tahap Al-Qur’an, sedangkan sampel n = 53 santri dipilih menggunakan teknik simple random sampling dan stratified random sampling. Instrumen penelitian meliputi angket untuk mengukur penerapan metode drill serta tes membaca AlQur’an untuk mengukur aspek makhraj, hukum tajwid, dan kelancaran. Data kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ilmu tajwid berbasis metode drill berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 67,96, sedangkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri masuk dalam kategori tinggi dengan rata-rata 88,36. Berdasarkan hasil uji korelasi Pearson Product Moment, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,947 dengan signifikansi 0,000. Karena nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05, maka dapat dipastikan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara penerapan metode drill dan kemampuan membaca Al-Qur’an santri. Nilai korelasi yang positif juga menunjukkan bahwa semakin baik pelaksanaan metode drill baik dari segi intensitas latihan, pengulangan bacaan, maupun koreksi langsung maka semakin baik pula kemampuan membaca Al-Qur’an yang ditunjukkan oleh santri.
| 26SK2621052.00 | SK PAI 26.052 DHE h | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain