SKRIPSI PAI
Implementasi Pendidikan Profetik Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMP Negeri 4 Kajen Pekalongan
Penelitian ini mengkaji implementasi pendidikan profetik pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 4 Kajen Pekalongan. Pendidikan profetik merupakan pendekatan pendidikan yang berlandaskan pada nilai-nilai kenabian dengan tiga pilar utama: humanisasi (Amar Ma'ruf), liberasi (Nahi Munkar), dan transendensi (Iman kepada Allah). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru PAI, siswa kelas VIII, dan kepala sekolah SMP Negeri 4 Kajen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai humanisasi dilakukan melalui pembentukan sikap toleransi, penanaman sopan santun, pembiasaan gotong royong, dan pengembangan empati siswa. Implementasi nilai liberasi diwujudkan melalui pengembangan kemampuan berpikir kritis, pembentukan kesadaran kritis, dan pembinaan sikap anti-penindasan. Sementara implementasi nilai transendensi dicerminkan dalam pengembangan sikap keimanan, ketakwaan, dan keikhlasan siswa melalui pembiasaan ibadah dan penguatan akidah. Namun demikian, implementasi pendidikan profetik juga menghadapi berbagai tantangan. Pada nilai humanisasi, tantangan meliputi kurangnya pengelolaan emosi siswa, pengaruh lingkungan keluarga dan pergaulan teman sebaya yang tidak kondusif, ketergantungan pada pengawasan guru, serta perbedaan tingkat kematangan emosional. Pada nilai liberasi, tantangan mencakup keterbatasan waktu pembelajaran, kebiasaan siswa menerima materi secara hafalan, serta ketakutan siswa untuk melawan penindasan. Pada nilai transendensi, tantangan meliputi pengaruh pola pikir dan gaya hidup modern yang menyimpang, kesulitan konsistensi sikap ketakwaan, serta pengaruh lingkungan yang menekankan penghargaan eksternal yang menghambat penanaman sikap ikhlas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun implementasi pendidikan profetik di SMP Negeri 4 Kajen menghadapi berbagai hambatan, upaya integrasi tiga pilar profetik dalam pembelajaran PAI telah menunjukkan arah positif dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, berpikir kritis, dan memiliki kesadaran spiritual yang kuat. Diperlukan sinergi komprehensif antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk mengoptimalkan implementasi pendidikan profetik dalam pembelajaran PAI.
| 26SK2621041.00 | SK PAI 26.041 ULF i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain