SKRIPSI HTN
Pemenuhan Hak Politik Penyandang Disabilitas Intelektual Dalam Pemilihan Umum Tahun 2024 Di Kota Pekalongan
Pemilihan umum merupakan cerminan partisipasi rakyat dalam demokrasi, termasuk dalam menentukan pemimpin dan arah kebijakan negara. Namun, tidak semua warga dapat berpartisipasi secara setara, salah satunya penyandang disabilitas intelektual. Di Kota Pekalongan, penyandang disabilitas intelektual masih menghadapi diskriminasi dalam pemungutan suara, seperti intervensi keluarga dan perlakuan tidak etis dari petugas pemilu. Kondisi ini mencerminkan ketimpangan hak politik dan bertentangan dengan prinsip inklusivitas, aksesibilitas, serta penghormatan terhadap martabat manusia. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana pemenuhan hak politik penyandang disabilitas intelektual dalam pemilu 2024 di Kota Pekalongan.
| 26SK2613005.00 | SK HTN 26.005 DIY p | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain