SKRIPSI HTN
Relevansi Pemberian Hak Pensiun Seumur Hidup Bagi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dengan Prinsip Pengelolaan Keuangan Negara Yang Baik
Penelitian ini membahas relevansi kebijakan pemberian hak pensiun seumur hidup bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Indonesia dengan prinsip pengelolaan keuangan negara yang baik (good governance). Pemerintah memberikan hak pensiun kepada anggota DPR berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1980, tanpa mempertimbangkan proporsionalitas masa jabatan dan manfaat pensiun. Studi ini menyoroti ketidakadilan sistem pensiun yang memberikan manfaat seumur hidup kepada anggota DPR yang menjabat satu atau dua periode, sedangkan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengabdi lebih lama dengan besaran pensiun lebih rendah. Selain itu, beban fiskal pensiun DPR yang terus meningkat akibat pertambahan anggota dan pemberian hak pensiun seumur hidup dapat mengganggu efisiensi anggaran negara serta stabilitas APBN. Praktik penetapan kebijakan pensiun yang melibatkan DPR sebagai legislator dan penerima manfaat juga menimbulkan masalah akuntabilitas dan potensi konflik kepentingan.
| 26SK2613004.00 | SK HTN 26.004 AZZ r | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain