SKRIPSI PGMI
Peran Guru dalam Membentuk Karakter Religius Siswa pada Kegiatan Ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur'an di Kelas III MI Salafiyah Kuripan Lor Pekalongan Selatan Kota Pekalongan
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi siswa yang masih mengalami kesulitan dalam membiasakan diri untuk membaca ataupun menghafal Al-Qur’an, kurangnya motivasi dalam mengikuti kegiatan keagamaan, serta adanya pengaruh dari lingkungan luar yang dapat menghambat internalisasi nilai-nilai religius. Adanya Ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an merupakan salah satu kegiatan yang berperan penting dalam pembentukan karakter religius siswa melalui pendekatan yang terpadu dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membentuk karakter religius siswa pada kegiatan Ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an di kelas III MI Salafiyah Kuripan Lor Pekalongan Selatan Kota Pekalongan beserta faktor pendukung dan penghambat peran guru dalam membentuk karakter religius siswa pada kegiatan Ekstrakurikuler tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: (1) Bagaimana peran guru dalam membentuk karakter religius siswa pada kegiatan Ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an di kelas III MI Salafiyah Kuripan Lor Pekalongan Selatan Kota Pekalongan? (2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat peran guru dalam membentuk karakter religius siswa pada kegiatan Ekstrakurikuler Tahfidz AlQur’an di kelas III MI Salafiyah Kuripan Lor Pekalongan Selatan Kota Pekalongan?. Penelitian ini menggunakan pendekatan field research dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara wawancara mendalam dengan kepala sekolah, pengurus esktrakurikuler, guru pendamping esktrakurikuler, serta siswa; observasi langsung terhadap kegiatan esktrakurikuler siswa; dan dokumentasi terhadap bagaimana yang mendukung pembentukan karakter religius. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Guru berkontribusi melalui tiga peran utama, yaitu sebagai pendidik yang memberikan pemahaman nilai-nilai ketaatan, sebagai motivator yang menggerakkan semangat siswa dalam menghafal Al-Qur’an, dan sebagai evaluator melalui kegiatan tasmi’ serta wisuda tahfidz. (2) Peran guru dalam membentuk karakter religius siswa didukung oleh dukungan orang tua, sarana prasarana yang memadai, kompetensi guru tahfidz, serta kerja sama yang baik antara guru dan siswa. Namun, terdapat hambatan seperti perbedaan kemampuan siswa, rendahnya motivasi sebagian siswa, dan pengaruh lingkungan. Pemahaman terhadap faktor pendukung dan penghambat ini penting untuk mengoptimalkan pembentukan karakter religius melalui kegiatan Tahfidz Al-Qur’an.
| 26SK2623096.00 | SK PGMI 26.096 FUD p | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain