SKRIPSI PGMI
Analisis Karakteristik Belajar Peserta Didik Melalui Asesmen Diagnostik pada Mata Pelajaran PKN Kelas V SD Negeri Kuripan Lor 01
Pemahaman terhadap karakteristik belajar peserta didik menjadi bagian penting dalam pembelajaran, terutama pada Kurikulum Merdeka yang menekankan pendekatan yang berpihak pada peserta didik. Namun, praktik pembelajaran masih sering dilakukan secara seragam tanpa mempertimbangkan perbedaan minat, sikap, motivasi, dan gaya belajar, sehingga keterlibatan dan hasil belajar, khususnya pada mata pelajaran PKn belum optimal. Asesmen diagnostik diperlukan untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar peserta didik sebelum pembelajaran dimulai, meskipun penerapannya masih belum maksimal di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis karakteristik belajar peserta didik kelas V SD Negeri Kuripan Lor 01 pada mata pelajaran PKn yang ditinjau dari aspek minat, sikap, motivasi, dan gaya belajar melalui asesmen diagnostik, 2) mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan peserta didik berdasarkan hasil asesmen tersebut, 3) memberikan rekomendasi desain pembelajaran yang sesuai agar proses belajar menjadi lebih efektif dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode field research, di mana data dikumpulkan melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik belajar peserta didik bervariasi namun cenderung positif. Minat, motivasi, dan sikap belajar berada pada kategori tinggi, dengan dominasi gaya belajar visual dan auditori, sementara sebagian kecil peserta didik cenderung kinestetik. Temuan ini juga menunjukkan bahwa peserta didik memiliki antusiasme tinggi dalam aktivitas interaktif dan mampu bekerja dalam kelompok, meskipun masih ditemukan kendala seperti mudah kehilangan fokus dan kebutuhan belajar yang berbeda pada beberapa peserta didik. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan desain pembelajaran yang lebih variatif dan fleksibel, seperti Think Pair Share, Problem Based Learning sederhana, serta role play, disertai pemanfaatan media visual dan auditori untuk mendukung gaya belajar dominan. Secara keseluruhan, asesmen diagnostik berperan penting sebagai dasar perancangan pembelajaran yang adaptif dan berpihak pada peserta didik, sehingga pembelajaran PKn dapat berlangsung lebih efektif dan mendorong perkembangan karakter serta pencapaian akademik mereka.
| 26SK2623085.00 | SK PGMI 26.085 IZA a | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain