SKRIPSI PGMI
Pengembangan LKPD Berbasis Eksperimen untuk Peserta Didik dalam Pembelajaran IPAS Materi Wujud Zat dan Perubahannya Kelas IV di MI NU Kesesi Pekalongan
Ilmu pengetahuan yang didalamnya mempelajari dan mengkaji tentang makhluk hidup baik biotik maupun abiotik di alam semesta serta mempelajari bagaimana interaksi antar individu disebut dengan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Pembelajaran IPAS idealnya mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, rasa ingin tahu, serta keterampilan bekerja sama melalui kegiatan diskusi dan percobaan. Namun, realitas di beberapa sekolah menunjukkan bahwa peserta didik masih kurang memperoleh pengalaman belajar secara langsung, kerja kelompok, maupun presentasi hasil pengamatan. Berdasarkan observasi di MI NU Kesesi Pekalongan kelas IV, pembelajaran umumnya masih menggunakan metode ceramah sehingga guru mengevaluasi dengan menggunakan metode pembelajaran ekperimen. Akan tetapi kurang didukung bahan ajar berupa LKPD sehingga pelaksanaan eksperimen belum optimal. Akibatnya, peserta didik cenderung pasif dalam menjelaskan hasil percobaan. Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan pengembangan LKPD berbasis eksperimen dalam pembelajaran IPAS. Berdasarkan latar belakang diatas, rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana proses pengembangan, kelayakan, dan kepraktisan LKPD berbasis eksperimen dalam pembelajaran IPAS materi wujud zat dan perubahannya kelas IV di MI NU Kesesi Pekalongan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pengembangan, menganalisis kelayakan, dan kepraktisan LKPD berbasis eksperimen untuk peserta didik dalam pembelajaran IPAS materi wujud zat dan perubahannya kelas IV MI NU Kesesi Pekalongan. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan atau research and development (R&D) dengan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluate). Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis kelayakan produk yang dinilai oleh ahli materi dan ahli media, dan analisis kepraktisan produk yang dinilai oleh peserta didik dan guru. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer terdiri dari observasi dan angket yang diisi oleh ahli media dan ahli materi untuk menilai kelayakan LKPD. Selanjutnya, sumber data sekunder yang digunakan terdiri dari jurnal, skripsi, dan buku sejenis dengan penelitian ini. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil akhir validitas LKPD berbasis ekperimen memperoleh skor rata – rata 89,99% dengan kategori “layak” oleh ahli materi dan memperoleh skor rata – rata 93,54 % dengan kategori “sangat layak” oleh ahli media. Hasil akhir kepraktisan LKPD berbasis eksperimen berdasarkan aspek kepraktisan memperoleh skor 88,46% dengan kategori “sangat baik” oleh guru IPAS dan memperoleh skor rata – rata 86,59 % dengan kategori “sangat baik” oleh peserta didik. Dengan adanya LKPD berbasis eksperimen tersebut guru merasa mudah dalam menjelaskan materi serta LKPD berbasis eksperimen sangat diminati dikarenakan mudah di pahami oleh peserta didik serta didesain secara menarik.
| 26SK2623072.00 | SK PGMI 26.072 SUC p | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain