SKRIPSI PGMI
Nilai Ekoteologi dalam Serial Animasi Omar dan Hana dan Pemanfaatannya sebagai Rancangan Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Tingkat MI/SD
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis lingkungan yang semakin meningkat serta rendahnya kesadaran peduli lingkungan pada anak usia sekolah dasar. Permasalahan tersebut menunjukkan adanya krisis ekoteologi, yaitu rusaknya relasi antara manusia, Tuhan, dan alam. Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak dini, salah satunya melalui pemanfaatan media pembelajaran yang kontekstual dan menarik. Serial animasi Islami Omar dan Hana dipandang memiliki potensi edukatif karena memuat nilai religius dan pesan kepedulian lingkungan yang sesuai dengan karakteristik peserta didik MI. Berdasarkan permasalahan tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana bentuk nilai ekoteologi yang terdapat dalam animasi Omar dan Hana? dan (2) Bagaimana pemanfaatan serial animasi Omar dan Hana sebagai rancangan materi pembelajaran bahasa indonesia di tingkat MI? Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan nilai-nilai ekoteologi yang terdapat dalam serial animasi Omar dan Hana, dan (2) menganalisis pemanfaatannya sebagai rancangan materi pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat Madrasah Ibtidaiyah. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berupa penelitian kepustakaan (library research). Teknik Analisi Data yang digunakan yaitu analisis isi (content analysis). Sumber data penelitian berupa tiga episode terpilih, yaitu Hero Alam, Kasihan Penyu, dan Belajar Menghemat Air. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, baca, catat, dan dokumentasi yang ada dalam adegan serta dialog yang memuat nilai ekoteologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa serial animasi Omar dan Hana mengandung nilai-nilai ekoteologi Islam yang meliputi nilai tauhid, khalifah, amanah, mizan (keseimbangan), dan rahmah. Nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui alur cerita, dialog, dan tindakan tokoh yang mencerminkan sikap peduli lingkungan, seperti menjaga kebersihan, menghemat air, menyayangi makhluk hidup, dan melestarikan alam sebagai amanah dari Allah SWT. Nilai-nilai ekoteologi tersebut relevan dan dapat dimanfaatkan sebagai rancangan materi pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat MI, khususnya pada kegiatan menyimak, membaca, berdiskusi, dan menulis teks sederhana yang berorientasi pada penguatan karakter peduli lingkungan.
| 26SK2623069.00 | SK PGMI 26.069 ADI n | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain