SKRIPSI PGMI
Implementasi Strategi Permainan Tradisional Engklek untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung pada Siswa Kelas 1 MI Walisongo Tangkil Tengah
Permainan tradisional adalah kegiatan menghibur yang menggunakan alat sederhana. Memberikan kegiatan belajar pada anak didik harus diperhatikan kematangan atau tahapan perkembangan anak didik, alat bermain, atau alat bantu, yang digunakan, waktu dan tempat serta teman bermain. Matematika sering sekali dipandang siswa sebagai pelajaran yang sulit dipahami, sehingga menyebabkan siswa enggan belajar. Faktor yang mempengaruhi seorang anak mengalami kesulitan belajar yaitu siswa kurang termotivasi dalam pembelajaran matematika, diduga karena pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas kurang menarik bagi siswa. Strategi permainan tradisional engklek relevan untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa kelas 1 di MI Walisongo Tangkil Tengah. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana implementasi strategi permainan tradisional engklek untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada siswa kelas 1 MI Walisongo Tangkil Tengah Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, serta apa saja faktor pendukung dan penghambat implementasi strategi permainan tradisional engklek untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada siswa kelas 1 MI Walisongo Tangkil Tengah Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian berupa studi kasus, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data primer pada penelitian ini adalah guru kelas 1 dan peserta didik kelas 1 atau sumber data sekunder lainnya yang relevan dengan penelitian ini. Keabsahan data diambil dari triangulasi yaitu 1) Triangulasi sumber, 2) Triangulasi teknik dan 3) Triangulasi waktu. Oleh karena itu, dalam analisis data peneliti menggunakan tiga langkah utama yaitu: kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi strategi permainan tradisional engklek dalam meningkatkan kemampuan berhitung dilakukan melalui tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan guru menyusun modul ajar dan menyiapkan media. Tahap pelaksanaan menunjukkan media engklek membantu meningkatkan kemampuan membilang angka dan berhitung siswa. Tahap evaluasi dilakukan dengan tes lisan dan tes tertulis (2) Faktor pendukung seperti alat peraga yang memadai, kreativitas guru, dan antusias siswa. Sedangkan faktor penghambat, kurangnya konsentrasi anak dan koordinasi atau keseimbangan dalam melompat.
| 26SK2623067.00 | SK PGMI 26.067 MIL i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain