SKRIPSI PGMI
Persepsi Orang Tua Peserta Didik Kelas 5 Terhadap Program Tahfidz Al-Qur'an di SD Al-Irsyad Al Islamiyyah Pekalongan
Latar belakang dari penelitian ini didasari oleh persepsi para orang tua yang beragam mengenai program tahfidz Al-Qur’an di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pekalongan. Munculnya keberagaman persepsi ini dikarenakan perbedaan tingkat keterlibatan serta dukungan orang tua kepada anaknya terhadap program tahfidz Al-Qur’an. Persepsi orang tua terbagi menjadi dua, yaitu persepsi positif yang dominan dan persepsi negatif yang berupa masukan kekhawatiran. Sebagai langkah nyata, SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pekalongan mengimplementasikan program ini dengan target 6 juz selama masa sekolah. Oleh sebab itu, penelitian ini mengkaji persepsi orang tua khususnya dari peserta didik kelas 5 terhadap program tahfidz Al-Qur’an. Rumusan masalah dari penelitian ini ialah (1) Bagaimana program tahfidz Al-Qur’an di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pekalongan berlangsung (2) Bagaimana persepsi orang tua peserta didik kelas 5 terhadap program tahfidz di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pekalongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus yang berfokus pada pengumpulan data deskriptif berupa katakata, baik tertulis maupun lisan, serta pengamatan perilaku. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dengan teknik triangulasi sumber dan teknik untuk menguji keabsahan data. Hasil dan pembahasan penelitian ini menghasilkan dua temuan utama. Pertama, pelaksanaan program Tahfidz Al-Qur'an di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Pekalongan berjalan sistematis melalui empat aspek: perumusan tujuan pembentukan generasi Qur'ani, penetapan target hafalan berjenjang (20 dari 26 siswa kelas 5 berhasil mencapainya), penjadwalan terintegrasi, serta penunjukan penanggung jawab yang jelas. Kedua, persepsi orang tua peserta didik kelas 5 secara umum sangat positif (100% responden), yang terfokus pada pembentukan karakter dan pencapaian hafalan anak. Sebagian orang tua (42.3%) juga memberikan masukan berupa kekhawatiran terkait tekanan psikologis pada anak dan kurangnya pendampingan. Keberagaman persepsi ini muncul akibat perbedaan tingkat keterlibatan dan dukungan orang tua dalam program tersebut.
| 26SK2623048.00 | SK PGMI 26.048 NAS p | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain