SKRIPSI PBA
Implementasi Metode Al-Miftah Li Al'ulum dalam Pembelajaran Ilmu Nahwu di Pondok Pesantren Ittihadussyafi'iyah Rowolaku Kajen Pekalongan
Ilmu nahwu dan sorof merupakan komponen penting dalam proses belajar mengajar yang berperan penting sebagai batu loncatan untuk menggapai ilmu yang lain baik ilmu agama maupun umum tentu yang berbahasa Arab. Penelitian ini berangkat dari masalah yang ada pada metode tarjamah dari bahasa Arab ke bahasa Jawa dalam pembelajaran ilmu nahwu yang diterapkan di Pondok Pesantren Ittihadussyafi’iyah Rowolaku Kajen Pekalongan yaitu santri masih mengalami kesulitan dalam memahami nahwu, memidentifikasi kalimat dalam bahasa Arab, membedakan kalimat, I’robi kata perkata. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana implementasi serta kelebihan dan kekurangan implementasi metode Al-Miftah lil 'Ulum dalam pemahaman ilmu nahwu di pondok pesantren Ittihadussyafi’iyah Rowolaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi metode Al-Miftah lil 'Ulum dalam pemahaman ilmu nahwu di pondok pesantren Ittihadussyafi’iyah Rowolaku serta mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Model analisis data yang digunakan adalah model analisis Miles And hubermen, yang terdiri Pengumpulan Data (Data Collection), Reduksi Data (Data Reduction), Penyajian Data (Display Data). Hasil dari penelitian implementasi metode Al-Miftah lil ‘Ulum dalam pembelajaran nahwu di Pondok Pesantren Ittihadussyafi’iyah Rowolaku Kajen Pekalongan mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi untuk memudahkan santri memahami kaidah nahwu dan sharaf secara bertahap. Pembelajaran dilakukan melalui doa, pembacaan lalaran, penyampaian materi dengan nadham dan interaksi aktif, serta evaluasi berupa tes tulis dan lisan. Adapun kelebihan dari xvi metode ini adalah memudahkan santri mengenali struktur bahasa Arab. Sedangkan kekuranganya adalah masih terkendala waktu belajar terbatas, kejenuhan pada tahap awal, dan evaluasi yang belum menyentuh seluruh aspek kemampuan.
| 26SK2622016.00 | SK PBA 26.016 ATT i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain