SKRIPSI HKI
Tinjauan Maqasid Syariʻah Terhadap Larangan Pernikahan Bagi Karyawan Indomaret Selama Masa Kontrak Kerja (Studi Kasus Indomaret Kabupaten Pekalongan)
Hukum Islam tidak menjelaskan terkait larangan pernikahan yang disebabkan oleh kontrak kerja. Namun pada kenyataannya, terdapat beberapa perusahaan membuat peraturan kebijakan yang diperuntukkan untuk karyawan nya, untuk tidak melangsungkan pernikahan selama menjalani masa kontrak kerja. Menanggapi hal tersebut tentu perlu diadakannya suatu kajian mendalam terkait perjanjian kerja yang didalamnya memuat larangan menikah. Sehingga nantinya dapat memberi jawaban atas alasan diberlakukannya tersebut. Di kantor Indomaret Kabupaten Pekalongan dengan adanya aturan larangan menikah tersebut karyawan merasa sangat terbebani dan bisa memicu konflik masalah yang ekstrem, penundaan pernikahan bisa menyebabkan kerusakan bahkan perbuatan seks bebas, oleh karena itu yang semulanya seseorang sudah merencanakan menikah dalam waktu dekat harus menunda pernikahan nya terlebih dahulu dalam waktu yang belum bisa di tentukan. Dalam hal ini memunculkan pertanyaan bagaimana praktik larangan menikah selama masa kontrak kerja, dan bagaimana tinjuan maqasid syari’ah terhadap larangan menikah selama masa kontrak kerja di pekalongan tersebut.
| 26SK2611012.00 | SK HKI 26.012 MOH t | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain