SKRIPSI PBS
Implementasi Blue Ocean Strategy pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah (Studi di KSPPS BTM Bojong)
Dalam era persaingan yang semakin ketat di sektor keuangan, lembaga keuangan mikro syariah dituntut untuk mampu berinovasi agar tetap relevan dan berdaya saing. Salah satu pendekatan strategis yang dapat diterapkan adalah Blue Ocean Strategy, yaitu strategi yang menekankan pada penciptaan ruang pasar baru (uncontested market space) melalui inovasi nilai, bukan sekadar bersaing di pasar yang sudah jenuh. Melalui strategi ini, lembaga keuangan mikro syariah diharapkan mampu menghadirkan produk dan layanan yang berbeda serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat yang belum terjangkau oleh lembaga keuangan formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Blue Ocean Strategy pada lembaga keuangan mikro syariah dengan studi kasus pada KSPPS BTM Bojong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pimpinan dan karyawan KSPPS BTM Bojong, observasi kegiatan operasional, serta dokumentasi terkait strategi pengembangan lembaga. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSPPS BTM Bojong telah menerapkan prinsip Blue Ocean Strategy dengan menciptakan produk dan layanan inovatif yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat kecil, seperti pembiayaan usaha mikro berbasis komunitas dan program simpanan berbasis nilai sosial. Inovasi dilakukan melalui pendekatan pelayanan yang ramah, pemanfaatan teknologi sederhana untuk efisiensi transaksi, serta penguatan hubungan sosial dengan anggota. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala dalam penerapan strategi ini, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, modal, dan pemahaman masyarakat terhadap konsep keuangan syariah
| 26SK2642010.00 | SK PBS 26.010 AHM i | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain