SKRIPSI ILHA
Hadis Tentang Anjuran Mandi Seminggu Sekali Dalam Riwayat Shahih Bukhari No. 897 (Studi Komparasi Hadis Dengan Pemahaman Hadis Syuhudi Ismail dan Ali Mustofa Yaqub)
Mandi Jumat dalam hadis diperdebatkan status hukumnya antara wajib dan sunnah muakkadah, di mana Syuhudi Ismail memahami kata “wajib” secara kontekstual sebagai penekanan etika kebersihan demi kemaslahatan jamaah, sementara Ali Mustafa Yaqub menegaskan bahwa penggunaan istilah “wajib” bersifat ta’kīd (penegasan) untuk mendorong penghilangan bau tidak sedap dan menjaga kenyamanan bersama sebelum pelaksanaan salat Jumat. Dari latar belakang diatas, maka dapat disimpulkan rumusan masalah pada skripsi ini adalah 1) bagaimana pemahaman mandi dalam hadis riwayat shahih bukhari nomor 897? 2) Bagaimana kajian hadis Shahih Bukhari no. 897 dengan pemahaman hermeneutika Muhammad Syuhudi Ismail dan Ali Mustofa Yaqub? Penulis menggunakan jenis penelitian Pustaka (library research). Sumber data yang digunakan ada dua, yaitu sumber data primer (berupa kitab Shahoh Bukhari) dan sumber data sekunder (berupa jurnal, buku, maupun tugas akhir).
| 26SK2632001.00 | SK ILHA 26.001 NUR h | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain