SKRIPSI PGMI
Implementasi Media Kolase Berbahan Dasar Sampah Anorganik dalam Menstimulasi Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas II MII Wiroditan Bojong
Kemampuan berpikir kreatif memiliki peran penting dalam pendidikan karena berhubungan dengan pencapaian tujuan hidup manusia. Namun, pengembangannya di sekolah masih menghadapi berbagai kendala, baik dari faktor internal siswa maupun lingkungan belajar. Salah satu solusi adalah melalui penggunaan media pembelajaran interaktif, seperti kolase. Di MII Wiroditan Bojong, penerapan media kolase berbahan sampah anorganik dalam pembelajaran SBDP terbukti mendorong kreativitas siswa. Hal ini terlihat dari keunikan dan inovasi dalam setiap karya yang dihasilkan siswaRumusan masalah dalam penelitian ini yaitu (1) Bagaimana implementasi media kolase berbahan dasar sampah anorganik dalam menstimulasi kemampuan berpikir kreatif siswa kelas II MII Wiroditan Bojong? (2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi media kolase berbahan dasar sampah anorganik dalam menstimulasi kemampuan berpikir kreatif siswa kelas II MII Wiroditan Bojong?
Jenis penelitian dalam penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data primer diperoleh dari guru wali kelas II dan dua siswa. Sumber data sekunder diperoleh dari referensi kepustakaan dan dokumen sekolah yang mendukung. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tahap kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media kolase berbahan dasar sampah anorganik dalam menstimulasi kemampuan berpikir kreatif siswa kelas II MII Wiroditan Bojong dilakukan melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, guru tidak menyusun RPP khusus, melainkan mengacu pada modul pelajaran Seni Rupa serta menyiapkan alat, bahan, dan contoh karya. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan memperkenalkan alat dan bahan, menjelaskan dan mempraktikkan langkah-langkah pembuatan kolase, memberikan kesempatan pada siswa untuk mengemukakan ide, mendampingi dan membantu siswa yang mengalami kesulitan, dan memberikan kesempatan pada siswa untuk menceritakan hasil karya kolasenya. Tahap evaluasi dilakukan melalui penilaian kreativitas dan refleksi terhadap kendala yang dihadapi. Faktor pendukung pada implementasi media kolase berbahan dasar sampah anorganik dalam menstimulasi kemampuan berpikir kreatif siswa kelas II MII Wiroditan Bojong yaitu tersedianya alat dan bahan yang dibutuhkan, dukungan orang tua, antusiasme siswa, dan kreativitas guru dalam menyusun strategi pembelajaran. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu keterbatasan waktu pembelajaran.
| 26SK2623058.00 | SK PGMI 26.058 EKA i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain