SKRIPSI PGMI
Upaya Guru dalam Meningkatkan Semangat Belajar Melalui Ice Breaking pada Siswa Kelas II MI Salafiyah Pasirsari 02 Kota Pekalongan
Dasar penelitian ini berawal dari rendahnya semangat belajar siswa sekolah dasar khususnya di kelas II MI Salafiyah Pasirsari 02 Kota Pekalongan dikarenakan pembelajaran yang kurang menarik dan cenderung monoton. Kondisi ini menuntut guru untuk melakukan upaya yang dapat meningkatkan semangat belajar siswa dengan menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan, salah satunya dengan pelaksanaan kegiatan ice breaking sebagai selingan pembelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab rumusan masalah: (1) bagaimana upaya guru dalam meningkatkan semangat belajar melalui ice breaking pada siswa kelas II MI Salafiyah Pasirsari 02 Kota Pekalongan, (2) apa saja kendala yang dialamii guru dalam meningkatakan semangat belajar melalui ice breaking pada siswa kelas II MI Salafiyah Pasirsari 02 Kota Pekalongan, (3) apa saja solusi dari kendala yang dialami guru dalam meningkatkan semangat belajar melalui ice breaking pada siswa kelas II MI Salafiyah Pasirsari 02 Kota Pekalongan.
Adapun tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan semangat belajar melalui ice breaking pada siswa kelas II, untuk menjelaskan kendala yang dihadapi guru dalam meningkatakan semangat belajar melalui ice breaking pada siswa kelas II, dan untuk mendeskripsikan solusi dari kendala yang dialami guru dalam meningkatkan semangat belajar melalui ice breaking pada siswa kelas II MI Salafiyah Pasirsari 02 Kota Pekalongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (Field Research) melalui teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer yang diperoleh langsung dari guru kelas, guru mapel, dan siswa kelas II, sedangkan data sekunder yang berasal dari buku, jurnal, skripsi, dan data-data lainnya. Teknik analisis data dilakukan secara interaktif melalui tiga tahapan, yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa terlihat guru sudah berupaya meningkatkan semangat belajar melalui ice breaking dengan cara menerapkan ice breaking yang responsive dan strategis, pemilihan ice breaking yang berpusat pada siswa, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan. Meskipun dalam pelaksanaannya guru mengalami beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, kurangnya referensi dan variasi ice breaking, dan siswa kurang antusias dan cenderung pasif. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru menemukan solusi yaitu dengan cara, manajemen waktu yang efisien, mencari referensi dan pengembagan variasi, pendekatan individual dengan siswa pasif, serta elibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran.
| 26SK2623055.00 | SK PGMI 26.055 FIT u | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain