SKRIPSI PGMI
Implementasi Gaya Kepemimpinan Demokratis Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di MI Walisongo Kranji 01 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan
Gaya kepemimpinan demokratis menjadi salah satu pendekatan yang relevan diterapkan di madrasah karena menekankan musyawarah, partisipasi aktif, dan komunikasi terbuka. Penelitian ini dilatarbelakangi kebutuhan untuk mengetahui bagaimana kepala sekolah MI Walisongo Kranji 01 Kedungwuni menerapkan gaya kepemimpinan demokratis dalam menciptakan iklim kerja yang produktif, harmonis, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi gaya kepemimpinan demokratis kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, menganalisis strategi, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menelaah kelebihan dan kekurangannya dalam efektivitas peningkatan kinerja guru. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah dan guru di MI Walisongo Kranji 01 Kedungwuni. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah MI Walisongo Kranji 01 Kedungwuni menerapkan gaya kepemimpinan demokratis melalui pelaksanaan musyawarah, pelibatan guru dalam pengambilan keputusan, dan komunikasi terbuka. Strategi yang digunakan meliputi pembinaan berkelanjutan, supervise akademik yang bersifat membimbing, pemberian penghargaan guru, serta penguatan kerja sama tim. Faktor pendukung implementasi kepemimpinan demokratis meliputi komunikasi yang efektif, dukungan rekan sejawat, dan lingkungan kerja yang kondusif, sedangkan faktor penghambatnya antara lain keterbatasan waktu, perbedaan pendapat, dan kurangnya partisipasi dari Sebagian guru.
Penerapan gaya kepemimpinan demokratis oleh kepala sekolah di MI Walisongo Kranji 01 Kedungwuni terbukti berjalan efektif dan berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja guru. Kepala sekolah mampu membangun lingkungan kerja yang partisipatif dan komunikatif sehingga guru lebih termotivasi untuk bekerja secara profesional, kreatif, dan bertanggung jawab. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa gaya kepemimpinan demokratis dapat menjadi model kepemimpinan ideal di madrasah ibtidaiyah untuk meningkatkan mutu Pendidikan secara berkelanjutan.
| 26SK2623043.00 | SK PGMI 26.043 SHA i | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain