SKRIPSI PGMI
Hubungan Antara Keterlibatan Mengikuti Ekstrakurikuler Hizbul Wathan Dengan Karakter Mandiri Siswa Kelas V di MI Muhammadiyah Kauman Wiradesa
Perkembangan pendidikan saat ini menuntut adanya kegiatan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pengembangan karakter siswa. Salah satu kegiatan yang mendukung hal tersebut adalah ekstrakurikuler Hizbul Wathan yang menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian melalui kegiatan kepanduan. Namun, pelaksanaannya di sekolah dasar sering kali bersifat wajib sehingga dapat memengaruhi motivasi dan keikutsertaan siswa secara berbeda-beda. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan mengikuti ekstrakurikuler Hizbul Wathan dengan karakter mandiri siswa kelas V di MI Muhammadiyah Kauman Wiradesa.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini dirumuskan ke dalam tiga pertanyaan penelitian sebagai berikut: (1) Bagaimana keterlibatan ekstrakurikuler Hizbul Wathan di MI Muhammadiyah Kauman Wiradesa? (2) Bagaimana karakter mandiri siswa kelas V di MI Muhammadiyah Kauman Wiradesa? (3) Apakah terdapat hubungan antara keterlibatan mengikuti ekstrakurikuler Hizbul Wathan dengan karakter mandiri siswa kelas V di MI Muhammadiyah Kauman Wiradesa?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V MI Muhammadiyah Kauman Wiradesa dengan jumlah responden sebanyak 30 siswa. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan Hizbul Wathan di MI Muhammadiyah Kauman Wiradesa berjalan baik dan terstruktur, dengan tingkat kehadiran siswa mencapai 90%. Berdasarkan hasil uji korelasi diperoleh nilai r = –0,645 dengan signifikansi 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan negatif yang signifikan antara keterlibatan mengikuti ekstrakurikuler Hizbul Wathan dan karakter mandiri siswa. Artinya, semakin tinggi tingkat keterlibatan siswa dalam kegiatan Hizbul Wathan, justru cenderung diikuti dengan menurunnya tingkat kemandirian siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan Hizbul Wathan belum sepenuhnya efektif dalam membentuk karakter mandiri siswa karena pelaksanaannya masih bersifat wajib dan belum sepenuhnya partisipatif.
| 26SK2623028.00 | SK PGMI 26.028 AUL h | My Library (Lantai 3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain