SKRIPSI BPI
Peran Penyuluh Agama Islam Dalam Memberikan Edukasi Seksual Sejak Dini di Panti Asuhan Ar-Rabithah Kota Pekalongan
Pembahasan tentang edukasi seksual sejak dini masih sering dianggap tabu di masyarakat, termasuk di lingkungan panti asuhan. Padahal, anak di panti asuhan juga membutuhkan pemahaman yang benar tentang tubuh, batasan diri, dan cara menjaga diri dari tindakan pelecehan. Kurangnya edukasi seksual dapat membuat anak asuh mudah salah paham terhadap perubahan yang dialami dan rentan terhadap pelecehan. Melihat kondisi tersebut, penelitian berfokus untuk memahami bagaimana peran Penyuluh Agama Islam dalam memberikan edukasi seksual sejak dini di Panti Asuhan Ar-Rabithah Kota Pekalongan dan bagaimana pemahaman anak-anak di Panti Asuhan Ar-Rabithah Kota Pekalongan. Penelitian ini menggunakan teori peran dari Sera Siti Sarah, yang menjelaskan bahwa penyuluh agama sebagai pembimbing, pemimpin, dan tempat bertanya bagi masyarakat. Selain itu, penelitian ini juga mengacu pada teori pendidikan seksual komprehensif (Comprehensive Sexuality Education (CSE) yang melihat pendidikan seksual melalui empat aspek, yaitu kognitif, emosional, fisik, dan sosial.
| 26SK2635006.00 | SK BPI 26.006 IRF p | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain