SKRIPSI PBS
Pengaruh Non Performing Financial (NPF), Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO), dan Financial To Deposit Ratio (FDR) Terhadap Tingkat Profitabilitas Bank Umum Syariah Periode 2021-2024)
Kinerja dari suatu perusahaan termasuk perbankan dapat dilihat dari laporan keuangannya serta dapat diukur dengan rasio profitabilitasnya. Profitabilitas merupakan satu dari banyaknya rasio yang berfungsi sebagai acuan dalam memantau keuntungan sebuah perusahaan dimana dapat diketahi dengan dilakukannya pemantauan kinerja perusahaan apakah sudah berjalan sesuai dengan yang seharusnya atau belum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan website resmi Bank Umum Syariah di Indonesia, dengan jumlah populasi sebanyak 14 Bank Umum Syariah dan jumlah sampel tiga Bank Umum Syariah. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Teknik pengolahan data dalam penelitian menggunakan IBM SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Non Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Profitabilitas (ROA), sedangkan Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Profitabilitas (ROA). Sementara itu, Financing to Deposit Ratio (FDR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA). Secara simultan, ketiga variabel Non Performing Financing (NPF), Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO), dan Financing to Deposit Ratio (FDR) secara simultan (bersama-sama) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) Bank Umum Syariah dengan nilai Fhitung sebesar 99,011 dan nilai signifikansi 0,000 (
| 25SK2542130.00 | SK PBS 25.130 DIN p | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain