SKRIPSI AKSYA
Pengaruh Financial Distress, Cash Holding ,dan Kebijakan Hutang Terhadap Earning Management Dengan Managerial Ownership Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer Yang Terdaftar di ISSI Periode 2020-2024)
Earning management merupakan praktik akuntansi yang dilakukan manajemen dengan tujuan tertentu melalui pengaturan laba dalam laporan keuangan. Praktik ini menjadi isu penting sebab dapat menurunkan kredibilitas informasi yang disajikan dalam laporan keuangan serta menimbulkan konflik kepentingan antara manajer dan pemegang saham. Situasi tersebut menjadikan manajemen laba dipandang sebagai perilaku oportunistik yang berpotensi merugikan pemegang saham maupun investor. Dalam konteks perusahaan yang bergerak di sektor barang konsumsi primer dan memiliki peran strategis dan persaingan tinggi, penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya earning management. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh financial distress, cash holding, dan kebijakan hutang terhadap earning management dengan managerial ownership sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Moderated Regression Analysis (MRA) yang diolah menggunakan software Eviews 13. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui metode purposive sampling, dengan total 60 unit observasi dari 12 perusahaan sektor barang konsumsi primer yang terdaftar di ISSI periode 2020–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress dan cash holding tidak berpengaruh terhadap earning management. Kebijakan hutang berpengaruh negatif terhadap earning management. Selain itu, managerial ownership memoderasi positif pengaruh kebijakan hutang terhadap earning management, namun managerial ownership tidak mampu memoderasi pengaruh financial distress dan cash holding terhadap earning management. Temuan ini memberikan gambaran bagi perusahaan dan investor mengenai faktor-faktor yang memengaruhi praktik earning management, khususnya pada perusahaan sektor barang konsumsi primer.
| 25SK2543144.00 | SK AKSYA 25.144 RIN p | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain