TESIS PGMI
Strategi Evaluasi Formatif Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca Di MI Wahid Hasyim Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang
Kemajuan teknologi menuntut penguasaan keterampilan abad ke-21, termasuk literasi, yang menjadi kunci keberhasilan belajar siswa sejak dini. Penilaian formatif berperan penting dalam membantu guru memantau dan menyesuaikan pembelajaran secara efektif. Meskipun Gerakan Literasi Sekolah (GLS) telah digalakkan, hasil PISA dan AKSI menunjukkan rendahnya kemampuan membaca siswa Indonesia, yang disebabkan oleh rendahnya minat baca, terbatasnya akses bacaan, dan kurangnya infrastruktur pendukung. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan asesmen formatif serta kemampuan literasi membaca siswa di MI Wahid Hasyim, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan evaluasi formatif dalam pembelajaran membaca di kelas IV berlangsung efektif dan berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan literasi siswa. Teknik seperti pertanyaan terarah, diskusi, umpan balik langsung, penilaian diri, dan kuis cepat terbukti meningkatkan pemahaman teks, partisipasi, dan motivasi belajar. Guru merasakan peningkatan kualitas pembelajaran, sementara siswa merasa lebih terbantu dan percaya diri. Penelitian ini merekomendasikan integrasi evaluasi formatif dalam kurikulum serta pelatihan guru berbasis data untuk memperkuat budaya literasi membaca di sekolah.
| 25TS2553018.00 | TS P.PGMI 25.018 BAR s | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain