SKRIPSI IAT
Analisis Tafsir Maqashidi Mengenai Insecure Dalam Q.S. Ali-Imran: 139 Dan Q.S. At-Taubah: 40
Fenomena insecure menjadi salah satu persoalan psikologis yang banyak dialami masyarakat modern, khususnya generasi muda, dan berdampak pada kualitas mental, spiritual, hingga sosial. Meskipun istilah insecure tidak disebut secara langsung dalam Al-Qur’an, terdapat ayat-ayat yang menggambarkan kondisi serupa, seperti ḥuzn (sedih), tahīnū (lemah). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna insecure dalam Q.S. Ali-Imran:139 dan Q.S. At-Taubah:40 melalui pendekatan kajian tafsir dengan menggunakan teori tafsir maqashidi yang digagas oleh Abdul Mustaqim. Tafsir maqashidi berfokus pada penggalian nilai-nilai dan tujuan moral ayat (maqāṣid) yang tidak hanya bersifat tekstual, tetapi juga kontekstual.
| 25SK2531046.00 | SK IAT 25.046 KHO a | My Library (Lantai 3, R. Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain