SKRIPSI PAI
Dampak Bermain Game Online Mobile Legend Terhadap Perilaku Toxic Disinhibition Peserta Didik Pada Mata Pelajaran PAI (Studi Kasus Di Mts Muhammadiyah Pekajangan Kelas 2)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh observasi yang menunjukkan bahwa pemain game online Mobile Legends (ML) sering terlibat dalam dan menjadi sasaran perilaku Toxic Disinhibition Online. Perilaku negatif ini umumnya muncul sebagai respons terhadap situasi dalam permainan, terutama ketika ada anggota tim yang bermain sangat buruk, sengaja melakukan feeder, atau tindakan lain yang merugikan tim. Fenomena penyimpangan perilaku di dunia maya ini menjadi fokus utama karena dampaknya terhadap pengalaman bermain para gamer. Penelitian ini memiliki tiga fokus utama: (1) Mengidentifikasi jenis-jenis perilaku toxic yang muncul spesifik saat bermain Mobile Legends, (2) Menganalisis faktor-faktor dalam permainan yang memicu perilaku Toxic Disinhibition Online pada pemain, dan (3) Merumuskan masalah mengenai dampak perilaku Toxic Disinhibition Online dari bermain Mobile Legends terhadap perilaku peserta didik dalam konteks mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif dan berlokasi di kelas 2 MTs Muhammadiyah Pekajangan. Sumber data primer utama diperoleh langsung dari pemain Mobile Legends, sementara data sekunder berasal dari sumber informasi lain tentang permainan dan konsep toxic disinhibition. Untuk pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan secara khusus wawancara. Wawancara ini sangat penting untuk mendapatkan informasi mendalam dan perspektif langsung dari para pemain mengenai pengalaman mereka terlibat atau menjadi korban perilaku toxic. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis melalui langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku toxic yang paling umum adalah Flaming dan Griefing. Perilaku Toxic Disinhibition Online ini dipicu oleh empat faktor utama dalam permainan: performa buruk, AFK, Troll, dan Feeding. Kesimpulannya, masalah internal tim, terutama yang menghambat kemenangan, menjadi pemicu utama munculnya perilaku toxic disinhibition pada pemain Mobile Legends.
| 25SK2521309.00 | SK PAI 25.309 ARF d | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain