SKRIPSI PAI
Pembiasaan Dzikrul Ghofilin Dalam Upaya Membentuk Akhlak Santri Di Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Simbang kulon Buaran Pekalongan
Kegiatan Dzikrul Ghofilin merupakan kegiatan dzikir yang bertujuan untuk mengingat Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya serta menumbuhkan kesadaran spiritual dalam diri santri. Penelitian ini berangkat dari permasalahan mengenai pembentukan akhlak santri di Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Simbang Kulon Buaran Pekalongan yang mulai terpengaruh oleh arus modernisasi dan menurunnya kesopanan serta kedisiplinan sebagian santri. Dalam menghadapi tantangan tersebut, pondok pesantren menerapkan pembiasaan Dzikrul Ghofilin sebagai metode pembinaan akhlak dan penyucian jiwa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pola pembentukan akhlak santri melalui pembiasaan Dzikrul Ghofilin dan pergeseran akhlak ilahiyah dan insaniyah antara sebelum dan sesudah pembiasaan Dzikrul Ghofilin pada santri di Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Simbang Kulon Buaran Pekalongan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pola pembentukan akhlak santri melalui pembiasaan Dzikrul Ghofilin dan pergeseran akhlak ilahiyah dan insaniyah antara sebelum dan sesudah pembiasaan Dzikrul Ghofilin pada santri di Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Simbang Kulon Buaran Pekalongan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis pra-lapangan, analisis data selama di lapangan dan analisis data setelah di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan Dzikrul Ghofilin di Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Simbang Kulon Buaran Pekalongan dilaksanakan rutin setiap Kamis malam Jumat Manis setelah Maghrib dan Dzikrul Ghofilin memberikan peran penting terhadap pembentukan akhlak santri. Kegiatan yang meliputi tawassul, asmaul husna, istighfar, shalawat, dan kalimat thayyibah ini menumbuhkan nilai akhlak ilahiyah seperti keimanan, ketakwaan, dan keistiqomahan, serta akhlak insaniyah seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Setelah pembiasaan dilakukan secara rutin, santri menunjukkan perubahan perilaku yang lebih religius, tenang, sabar, dan berakhlakul karimah.
| 25SK2521305.00 | SK PAI 25.305 AMA p | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain