SKRIPSI PAI
Implementasi Metode Keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Comunication) Pada Pembelajaran Fikih Muamalah Kelas X MA Nurul Athfal Desa Pesantren Ulujami Pemalang
Perubahan zaman yang semakin berkembang, menuntut institusi pendidikan untuk membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21, khususnya 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, and Communication), agar mereka mampu bersaing dan menghadapi tantangan kompleks di masyarakat. Sehingga muncul urgensi untuk mengimplementasikan metode yang dapat memberikan internalisasi ketarmapilan 4C guna menjadikan pembelajaran fikih muamalah lebih relevan, interaktif dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication) pada pembelajaran Fikih Muamalah siswa kelas XI di MA Nurul Athfal Pesantren, sekaligus mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi implementasi metode 4C tersebut, baik yang menjadi pendukung maupun penghambat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi yang dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data serta verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode keterampilan 4C berhasil diimplementasikan secara efektif dalam pembelajaran Fikih Muamalah dan mampu meningkatkan kompetensi siswa secara komprehensif. Peningkatan terlihat jelas pada kemampuan Berpikir Kritis siswa dalam menganalisis kasus muamalah secara logis dan argumentatif sesuai prinsip syariah. Aspek Kreativitas berkembang melalui kemampuan siswa dalam mengajukan solusi inovatif dan merancang konsep secara sistematis. Keterampilan Kolaborasi meningkat pesat, dibuktikan dengan kerja sama tim yang efektif dan partisipasi aktif dalam simulasi. Terakhir, kemampuan Komunikasi siswa juga menguat, terlihat dari cara mereka menyampaikan argumen dan pendapat dengan bahasa yang jelas dan persuasif. Dengan demikian, penerapan metode 4C terbukti berhasil membuat pembelajaran Fikih Muamalah menjadi lebih kontekstual, interaktif, dan aplikatif. Implementasi metode keterampilan 4C dalam pembelajaran Fikih Muamalah di MA Nurul Athfal didorong oleh sinergi antara Kompetensi Guru, Dukungan Kebijakan Madrasah dan Kurikulum Merdeka, serta Kesesuaian Materi Fikih Muamalah yang aplikatif. Meskipun demikian, proses ini menghadapi kendala utama, yakni Karakteristik Siswa yang pasif, Keterbatasan Alokasi Waktu dan kepadatan kurikulum, serta Keterbatasan Infrastruktur Sarana dan Prasarana.
| 25SK2521303.00 | SK PAI 25.303 SYA i | My Library (Lantai.3, Local Content) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain